Grand Slam Wimbledon Mengganti Hakim Garis dengan Sistem Elektronik

Rabu, 09 Okt 2024, 20:52 WIB

LONDON - Penyelenggara turnamen Grand Slam Wimbledon (All England Club) mengumumkan bahwa mereka akan menghilangkan hakim garis ikonik demi penggunaan sistem garis elektronik mulai tahun 2025. Keputusan itu akan mengubah wajah turnamen lapangan rumput tersebut.

Wasit dan hakim garis yang berpakaian rapi adalah bagian dari Grand Slam berusia 147 tahun ini, sama seperti stroberi dan krim serta seragam putih yang harus dikenakan oleh para pemain.

Ket. Foto: Penyelenggara turnamen Grand Slam Wimbledon (All England Club) mengumumkan bahwa mereka akan menghilangkan hakim garis ikonik demi penggunaan sistem garis elektronik mulai tahun 2025. — Sumber: AFP

Namun, Wimbledon kini mengikuti langkah turnamen lain di seluruh dunia, dengan mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk menyeimbangkan tradisi dan inovasi.

Tur ATP putra tahun 2023 mengumumkan adopsi penggunaan garis elektronik (ELC) secara menyeluruh mulai tahun 2025 dalam upaya untuk mengoptimalkan akurasi dan konsistensi di seluruh turnamen. Tur WTA putri juga bergerak ke arah yang sama.

Teknologi ini sudah digunakan di Australia Open dan US Open. Prancis Open tetap menjadi pengecualian di antara keempat Grand Slam.

All England Club mengumumkan akan beralih ke ELC langsung mulai tahun depan. "Teknologi pemanggilan akan diterapkan di semua lapangan babak utama dan pertandingan kualifikasi. Itu akan mencakup bola 'keluar' dan 'kesalahan' yang sebelumnya dilakukan oleh hakim garis," demikian All England Club dalam sebuah pernyataan Rabu (9/10).

Pihak penyelenggara turnamen mengatakan bahwa keputusan untuk menggunakan ELC, yang dibangun berdasarkan teknologi pelacakan bola dan garis, diambil setelah pengujian ekstensif selama turnamen tahun ini.

Sejak 2007, Hawk-Eye telah membantu para petugas di Wimbledon di lapangan tertentu, dengan pemain dapat menantang (challenge) terkait keputusan hakim garis. Wimbledon tahun depan akan berlangsung dari 30 Juni hingga 13 Juli.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.