Ternyata Ini Alasannya Kenapa Keluarga Tak Ingin Otopsi Jenazah Mahasiswi Untar yang Tewas
Selasa, 08 Okt 2024, 00:35 WIBJakarta - Polisi menyatakan bahwa keluarga mahasiswi Universitas Tarumanegara (Untar) yang tewas usai melompat dari lantai enam gedung kampus tersebut tidak ingin jenazah korban diotopsi.
"Itulah dia (keluarga) tidak mau (korban) diotopsi, jadi korban untuk dia bawa pulang aja," kata AKP Aprino Tamara saat dihubungi di Jakarta, Senin.
Awalnya, kata Aprino, keluarga korban mengatakan bahwa korban tewas karena dibunuh.
"Jadi dia (keluarga) tidak terima waktu tahu dia (korban) bunuh diri, itu enggak terima awalnya. Iya sempat (menyalahkan orang lain). Bahkan-bahkan dibilang, 'ini dibunuh nih' katanya," jelas Aprino.
Namun, setelah diberikan penjelasan dan ditunjukkan rekaman CCTV kejadian, keluarga korban akhirnya menerima bahwa tewasnya korban bukan kasus pembunuhan.
"Nah setelah kita jelaskan, malam itu CCTV sama saksi-saksi kita panggil. Istilahnya ya terjawab lah. Itulah dia (keluarga korban) tidak mau diotopsi jadi korban untuk dia bawa pulang aja," kata Aprino.
Hingga kini, kepolisian belum memeriksa pihak Untar serta teman-teman korban sehingga motif tindakan korban juga belum dapat diketahui.
"Kalau motif saya belum bisa menyimpulkan. Karena hasil penyidikanbelum tuntas. Karena ada beberapa faktor-faktor belum saya dalami dulu. Contoh, dari keterangan-keterangan teman-teman korban dari dosen, dari pihak universitas, belum ada kita sentuh sama sekali," imbuh Aprino.
Diketahui, seorang mahasiswi Universitas Tarumanagara(Untar) berinisial E (18) tewas usai melompat dari lantai 6 gedung kampus tersebut pada Jumat (4/10) sekira pukul 18.37 WIB.
Kejadian tersebut terekam CCTV kampus dan hingga kini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Brasil Tersingkir! Erling Haaland Bawa Norwegia Bungkam Selecao 2-1 di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Film "Disclosure Day" Karya Steven Spielberg Debut di Puncak Box Office
-
Desak Made Rebut Emas World Climbing Series Krakow 2026
-
Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Kalteng Tegaskan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme Polri.
-
Kemenekraf Dorong Ekosistem Berkelanjutan Melalui Platform Jejakin
-
Rasa Aman dan Nyaman, 61 Tenaga Kesehatan Dikirim Layani Puskesmas di Papua Pegunungan.
-
Riset Ungkap Cara Keluarga Asia Tenggara Menciptakan Ruang untuk Beristirahat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.