BRIN Sebut Biostimulan dari Rumput Laut Jadi Prebiotik Perikanan Budi Daya
Minggu, 06 Okt 2024, 13:24 WIBKARAWANG - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan, biostimulan berbasis rumput laut mampu menjadi prebiotik bagi komoditas perikanan budi daya.
Biostimulan tersebut diciptakan karena adanya persoalan kualitas air yang digunakan untuk budidaya komoditas ikan sidat, ditambah dengan adanya pasokan rumput laut yang dapat dimanfaatkan.
"Dia (biostimulan) itu sebagai prebiotik, prebiotik itu kan makanan yang kita kasih ke ikan diharapkan semua dicerna. Kalau semua dicerna kan berarti fesesnya sedikit, amonia sedikit, ikannya bagus (pertumbuhan)," ujar Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Bioindustri Laut dan Darat Jamal Basmal di Karawang, Sabtu (5/10).
Inovasi tersebut menjadi jawaban atas persoalan yang dihadapi oleh Ketua Koperasi Mina Agar Makmur Usup Supriyatna yang mengeluhkan air bioflok budidaya sidat miliknya kotor, sehingga berpengaruh pada hasil pertumbuhan ikan.
Hasil pertemuan antara Usup dan Jamal lantas menghasilkan ide untuk memanfaatkan komoditas rumput laut jenis glacilaria yang juga sebagai hilirisasi emas hijau ini sebagai biostimulan atau suplemen perikanan.
"Baru tiga hari langsung bagus kualitas airnya. Jadi biasanya kan airnya itu keruh karena banyak sisa pakan yang tidak terurai," ujarnya Usup.
Selain ikan sidat, pihaknya juga menjajal biostimulan berbasis rumput laut pada komoditas udang hingga bandeng. Ia mengklaim hasil pertumbuhan komoditas situ lebih cepat dibandingkan dengan cara budidaya tradisional bahkan memberikan ketahanan hidup ikan budidaya (survival rate) hingga 70 persen.
"Ini 70 persen (survival rate)," katanya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Fujimori dan Sanchez Bersaing Ketat
-
Kepanikan di Teluk: Kuwait Ambil Langkah Darurat Tutup Kembali Wilayah Udara
-
Kembali ke Estadio Azteca Setelah 40 Tahun, Hugo Broos Bidik Akhir Indah Bersama Timnas Afrika Selatan
-
Inovasi BRIN Dorong Energi Hidrogen Bersih
-
Inovasi dan Terobosan untuk Komoditas Cabai
-
Menanti Data Inflasi, 2 Juni 2026
-
HJB ke-544 Kota Bogor Siap Digelar, Ada Museum Pajajaran hingga Sunatan Massal 544 Anak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.