Area UMKM di Terminal Leuwipanjang Dikelola Koperasi Konsumen Sabilulungan

Kamis, 03 Okt 2024, 18:26 WIB

JAKARTA - Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan Terminal Tipe A, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan Koperasi Konsumen Sabilulungan Balai Pengelola Transportasi Darat Jawa Barat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penggunaan Area UMKM di Terminal Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat.

Ket. Foto: Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penggunaan area UMKM di Terminal Leuwipanjang, Bandung, Jawa Barat. — Sumber: Istimewa.

Adapun penandatanganan ini dilakukan antara Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Irjen Pol Risyapudin Nursin dengan Ketua Koperasi Konsumen Sabilulungan BPTD Jawa Barat, Asep Hidayat.

"Pembangunan sektor perhubungan darat tidak hanya berfokus pada infrastruktur tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Perlu kerja sama yang baik untuk menghidupkan UMKM yang ada di terminal," ungkap Risyapudin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/10).

Dia juga menuturkan pentingnya sinergi antara pemerintah bersama dengan para pelaku UMKM dan para pengusaha bus sehingga kita dapat bersama - sama mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan.

"Perlunya membuat kesepakatan antar setiap Kepala BPTD, Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A serta para operator bus untuk mendorong penumpangnya masuk ke dalam terminal untuk melihat bangunan terminal yang kini sudah modern dan membuka kesempatan mereka untuk berbelanja di area UMKM," imbuhnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan peluncuran Area UMKM di Terminal Leuwipanjang dengan harapan dapat memberikan ruang bagi para pelaku usaha untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau lebih banyak pelanggan.

"Ke depan Terminal Tipe A Leuwipanjang bukan hanya sebagai pusat transportasi melainkan sebagai area UMKM untuk berinovasi dan berkembang," pungkasnya.

Risyapudin berharap kerja sama di Terminal Leuwipanjang ini dapat menjadi permulaan dan dapat diterapkan pada Terminal Tipe A lainnya di seluruh Indonesia untuk menciptakan ekosistem yang baik bagi UMKM.

Sejalan dengan ini, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Tatan Rustandi dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari diselenggarakannya kerja sama dan peluncuran area UMKM ialah salah satunya untuk meningkatkan jumlah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Selain itu juga untuk meningkatkan daya saing UMKM, meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna jasa layanan angkutan umum dan yang terpenting meningkatkan citra terminal dari yang sebelumnya menakutkan menjadi menyenangkan," jelasnya.

Sebagai informasi, para pengunjung dapat membeli produk - produk UMKM lokal yang diperdagangkan di Terminal Leuwipanjang di antaranya oleh - oleh khas bandung seperti bolu susu lembang, kue balok, pie susu, bakpia susu, dan berbagai macam keripik, kemudian terdapat obat - obatan herbal Sidomuncul, serta minuman tradisional hingga produk fashion seperti batik, topi, gelang dan juga tas.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Serempak Naik pada Selasa Ini

CORE Tegaskan: Beras Jangan Diekspor Dulu, Rakyat Harus Jadi Prioritas!

Utang Proyek Whoosh Dapat Penjaminan SMV, Risiko Proyek Makin Dekat ke APBN?

Tiga Biang Kerok Mengintai Pangan Dunia

Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!

Asia Pacific Coatings Show 2026 Dibuka Besok di JIExpo Jakarta

Krisis Air Mengintai! Puluhan Hektare Sawah di Sigi Terdampak Kekeringan

Bukan Kopi Biasa! Kepahiang Dorong 7 Varietas Kantongi Lisensi Nasional

Sistem Bursa Kerja Tangerang Diimbau Terintegrasi dengan Platform PaskerID Kemenaker

Turis Makin Lama di Nusa Dua, Belanja UMKM Bali Ikut Melejit

Kejar Ekonomi 6 Persen atau Tertinggal? Airlangga Tekankan Investasi Harus Tumbuh Cepat

Harga Emas Antam Naik Rp18.000 Menjadi Rp2,768 Juta/Gr pada Selasa (25/8)

Jangan Salah Kelola! Kawasan Transmigrasi Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Masa Depan

Kemenhut Beri Sanksi 6 Perusahaan yang Sebabkan Karhutla Berulang di Kalimantan

Gelaran Festival Jadi Mesin Uang! Buleleng Festival Catat Perputaran Ekonomi Rp3,6 Miliar

Bukan Sekadar Festival! Cianjur Fest 2026 Jadi Arena 2.800 UMKM Cari Cuan

Bakso Ikan Tuna Unjuk Gigi di Buleleng Festival, UMKM Gaspol Cari Pasar!

Pesona Lamreh Kembali Dijual, Jangan Abaikan Keamanan Wisatawan!

Dinkes Lebak Mencatat Pelaksanaan CKG Capai 47,52 Persen dari Jumlah Penduduk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.