• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bahan-bahan Parfum yang Bi...

Bahan-bahan Parfum yang Bisa Menimbulkan Reaksi Alergi

Kamis, 26 Sep 2024, 17:11 WIB

JAKARTA - Kontak langsung dengan parfum atau wewangian dapat menimbulkan ruam gatal pada orang tertentu menurut Leow Yung Hian, konsultan senior dermatologi dari National Skin Centre Singapura.

Sebagaimana dikutip oleh Channel News Asia pada Rabu (25/9), ia menyampaikan bahwa parfum atau wewangian yang terlalu kuat atau terlalu pekat dapat menimbulkan dermatitis kontak iritan, masalah kulit yang timbul akibat iritasi.

Ket. Foto: — Sumber: Antara/Pexels

"Siapa pun dapat mengalami dermatitis kontak iritan jika produk tersebut hadir dalam konsentrasi yang 'salah'," kata dia.

Ia mengatakan bahwa reaksi kulit lain yang dapat timbul akibat pemakaian parfum yakni dermatitis kontak alergi, di mana pasien alergi terhadap wewangian tertentu. Orang yang alergi terhadap wewangian tertentu bisa mengalami ruam gatal jika mendapat paparan wewangian secara berulang.

Menurut Dr Christopher Foo, seorang spesialis dermatologi dan konsultan di Raffles Skin & Aesthetics, reaksi kulit bisa disebabkan oleh bahan kimia yang terkandung dalam parfum. "Dan parfum yang berbeda mengandung berbagai macam zat kimia yang berbeda pula," kata dia.

Jason Lee, pendiri dan CEO Six Scents, mengatakan bahwa alergi pada kulit dan hidung sering kali muncul akibat senyawa sintetis seperti musk atau bahan pengawet buatan.

"Bahkan beberapa minyak esensial alami, meskipun murni, dapat menyebabkan iritasi pada kulit sensitif karena sifatnya yang terkonsentrasi," katanya.

Berikut bahan-bahan parfum yang menurut dia bisa menimbulkan reaksi alergi jika kandungannya melebihi batas konsentrasi.

  1. Minyak kulit kayu manis dikenal karena khasiatnya yang menghangatkan, tetapi dapat menyebabkan iritasi atau kemerahan kulit pada sebagian orang.
  2. Minyak serai sering digunakan karena beraroma segar, tetapi dapat memicu kekeringan dan sensitivitas kulit pada individu tertentu.
  3. Minyak peppermint populer karena efek mendinginkannya, tetapi bisa menimbulkan rasa geli atau terbakar pada kulit yang sensitif.
  4. Minyak cengkeh bermanfaat karena punya sifat antiseptik. Namun, jenis minyak ini mungkin terlalu kuat dan berpotensi menyebabkan iritasi kulit bagi sebagian orang.
  5. Minyak pohon teh yang umumnya digunakan untuk mengatasi jerawat dan antimikroba berpeluang menimbulkan kulit kering atau iritasi pada orang tertentu.

Dr Foo menyampaikan bahwa reaksi alergi tidak langsung terjadi begitu kulit terkena paparan parfum atau wewangian.

Beberapa paparan pertama belum akan menimbulkan reaksi. Namun, sistem kekebalan tubuh kemudian akan mengenali parfum sebagai zat berbahaya setelah kulit kena paparan berulang kali, sehingga timbul ruam.

Kalau penggunaan parfum tertentu menimbulkan rasa gatal dan ruam yang tidak terlalu parah, Dr. Foo menyarankan produk tersebut tidak digunakan lagi.

"Obat bebas seperti krim hidrokortison, yang merupakan steroid topikal anti-inflamasi, mungkin cukup untuk meredakan reaksi jika reaksinya ringan," kata dia.

Dia pun menyarankan pengujian sampel parfum pada kulit sebelum menggunakannya. Menurut Lee, cara terbaik untuk menguji wewangian adalah dengan menyemprotkan sedikit wewangian pada pergelangan tangan atau siku bagian dalam dan membiarkannya meresap selama beberapa jam.

"Wewangian berevolusi seiring reaksi kimia kulit Anda, jadi apa yang berbau harum pada selembar kertas mungkin akan sangat berbeda di kulit Anda setelah beberapa saat," kata Lee. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.