Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Berbalik Melemah

📅 Rabu, 25 Sep 2024, 10:33 WIB | Oleh:
Berpotensi Berbalik Melemah Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi berbalik melemah tengah pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sentimen eksternal, terutama dari Amerika Serikat (AS) terkait ekspektasi sejumlah data ekonomi setempat.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat investor menantikan data harga perumahan AS yang diprediksi meningkat dan ekspektasi penguatan keyakinan konsumen AS. Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (25/9), bergerak melemah terbatas di kisaran 15.150-15.250 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Selasa (24/9), menguat 19 poin atau 0,12 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.187 rupiah per dollar AS. Penguatan terjadi di tengah rilis S&P Global PMl AS pada September 2024 yang lebih lemah dari bulan sebelumnya.

"S&P Global US Composite PMI turun ke 54,4 pada bulan September 2024, turun dari 54,6 pada bulan Agustus 2024, tetapi melampaui ekspektasi pasar sebesar 54,3," kata Josua di Jakarta, Selasa.

Josua menuturkan pertumbuhan terutama didorong oleh sektor jasa, sementara penurunan di sektor manufaktur meningkat.

Pertumbuhan sektor jasa tetap kuat, meskipun sedikit melambat karena S&P Global Services PMI turun ke 55,4 dari 55,7, sementara kontraksi sektor manufaktur memburuk dengan S&P Global Manufacturing PMI di 47,0, turun dari 47,9.

Selain itu, probabilitas penurunan suku bunga kebijakan bank sentral AS atau The Fed, Fed Funds Rate (FFR), sebesar 50 basis poin (bps) pada November 2024 cenderung menurun setelah rilis data tersebut.

Para pelaku pasar kini menantikan laporan inflasi Indeks Harga Belanja Personal (PCE) yang akan dirilis pekan ini dan komentar dari beberapa pejabat Fed untuk melihat langkah Fed selanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.