PON Perlu Evaluasi Besar-besaran 

Minggu, 22 Sep 2024, 20:11 WIB

JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menyampaikan permohonan maaf atas berbagai masalah dalam penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut atau PON 2024. Dia mengatakan hal ini bakal menjadi pembelajaran agar ke depan bisa lebih baik.

"Sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, kami memohon maaf sebesar-besarnya, kepada seluruh insan olahraga atas segala kekurangan dan ketidaknyamanan selama pelaksanaan PON XXI. Semua menjadi pembelajaran berharga untuk penyelenggaraan PON yang lebih baik di masa mendatang,"ujarnya dikutip dari laman resmi Kemenpora, Minggu (22/9).

Ket. Foto: menpora — Sumber: istimewa

PON 2024 telah resmi ditutup di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Jumat. Jawa Barat keluar sebagai juara umum dengan raihan 195 medali emas, 163 medali perak, dan 182 medali perunggu. Dalam penyelenggaraannya berbagai masalah terjadi di PON 2024. Seksi konsumsi menjadi masalah pertama. Hal ini bermula dari viralnya foto maupun video yang menampilkan komposisi konsumsi untuk atlet dan kontingen yang dinilai tak layak.

Dari segi pembangunan venue pertandingan juga bermasalah. Salah satunya adalah akses menuju Sumut Sport Center, Deli Serdang, yang menjadi tempat pertandingan cabang olahraga voli. Jalanan menuju arena pertandingan masih dipenuhi lumpur sehingga kendaraan tidak bisa masuk. Situasi itu memaksa atlet harus berjalan kaki sekitar 300 meter dari lokasi kendaraan parkir menuju arena pertandingan sambil membawa banyak barang.

Pertandingan PON 2024 sendiri juga tak lepas dari masalah. Kericuhan mewarnai laga perempat final cabang olahraga sepak bola putra antara Aceh kontra Sulawesi Tengah. Dari cabang olahraga tinju juga diwarnai hal serupa.

Dito memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi besar-besaran terkait penyelenggaraan PON 2024. Dia tidak ingin ajang tersebut mencoreng nama baik olahraga Indonesia. "Saya pastikan, akan melakukan evaluasi secara total dan komprehensif, demi penyelenggaraan PON ke depan yang lebih baik. Ke depan mari kita terus menjaga semangat ini dan melangkah menuju prestasi yang lebih tinggi," ujarnya.

Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON 2028. Dito menyebut bakal ada format baru untuk ajang multi-event olahraga tingkat nasional empat tahunan tersebut. Pengamat olahraga Kesit Budi Handoyo mengatakan bahwa secara keseluruhan PON 2024 tidak sukses.

"Setiap masalah yang muncul menurut saya memang persoalan-persoalan yang sangat mendasar yang sejatinya tidak boleh terjadi dalam pelaksanaan PON. PON ini bisa dibilang buruk pelaksanaannya, karena begitu banyaknya persoalan baik teknis maupun nonteknis yang bisa kita saksikan," ujar Kesit.

Rekor-rekor PON, bahkan rekor nasional dari setiap cabang olahraga, lanjut Kesit, tak mampu menutupi soal buruknya pelaksanaan PON. Setiap kendala memang sangat wajar terjadi, tapi yang muncul di PON 2024 tak bisa dianggap remeh.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.