Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disperakimtan Mengecek Pohon Rawan Tumbang di Kota Batam

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 17:00 WIB | Oleh:
Disperakimtan Mengecek Pohon Rawan Tumbang di Kota Batam Doc: ANTARA/HO-Disperakimtan Batam
Ket. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperakimtan) Kota Batam sedang melakukan pengecekan dan pruning rutin Jalan Nagoya Plaza.

BATAM - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperakimtan) Kota Batam terus melakukan peninjauan dan pengecekan terhadap pepohonan yang rawan tumbang.

"Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang melanda Batam, guna mencegah insiden yang membahayakan masyarakat dan merusak infrastruktur," kata Kepala Disperakimtan Batam Eryudhi Priadi saat dihubungi di Batam, Ahad.

Ia menyampaikan bahwa tim lapangan dari dinasnya secara rutin memeriksa pohon-pohon yang berada di kawasan rawan seperti di sepanjang jalan raya, dekat dengan kabel listrik, dan di wilayah perbukitan.

"Kami baru saja lakukan peremajaan pepohonan di median Jalan Nagoya Plaza dan Jalan Pembangunan. Pohon-pohon yang kering segera kita potong, pohon yang dahannya membahayakan pengendara, akan kami pangkas dan rapikan," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa peremajaan pohon-pohon di kawasan seperti di Cendana, Botania 2 dan Mega Legenda terus berjalan.

"Pohon-pohon di sekitar situ seperti jenis angsana dan akasia yang kami rutin melakukanpruning," ia katakan.

Eryudhi menyampaikan bahwa pihaknya melakukan peremajaan ataupruningterhadap pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang terutama di kawasan-kawasan yang sering dilalui kendaraan.

"Protokol akan terus berjalan ke depannya agar mencegah dan mengantisipasi jika ada badai atau angin kencang melanda di Batam," katanya.

Selain melakukan peremajaan, Dinas Perakimtan juga melakukan penanaman tanaman baru di lokasi-lokasi tertentu dengan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air.

"Jika ada rencana untuk melakukan pelebaran jalan, kami akan berkoordinasi untuk menyiapkan tanamannya," ujarnya.

Terakhir, ia juga menekankan pentingnya masyarakat untuk menjaga pohon-pohon di dalam properti masing-masing guna untuk keselamatan bersama.

???????"Jangan biarkan pohon tumbuh terlalu besar. Rawatlah pohon pribadi karena ini bisa membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar," tutupnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.