Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

YouTube Hadirkan 'Hype' untuk Bantu Kreator Kecil Perluas Jangkauan

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 15:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
YouTube Hadirkan 'Hype' untuk Bantu Kreator Kecil Perluas Jangkauan Doc: REUTERS/Lucy Nicholson

JAKARTA - YouTube menghadirkan fitur Hype untuk membantu kreator-kreator kecil memperluas jangkauan mereka.

Kreator YouTube kini tidak perlu bergantung sepenuhnya pada algoritma rekomendasi, hasil pencarian, atau kolaborasi untuk meningkatkan audiens mereka.

Dalam acara Made On YouTube pada Rabu (18/9), YouTube mengumumkan fitur baru yang memungkinkan penonton kreator yang ada membantu mempromosikan video agar video bisa naik di papan peringkat video populer dan berpotensi menjangkau lebih banyak audiens.

Menurut siaran TechCrunch, penonton konten hanya perlu mengeklik fitur Hype baru di bawah tombol Like yang sudah ada untuk membantu mempromosikan video kreator.

Fitur Hype akan tersedia untuk video dari kreator dengan kurang dari 500 ribu pelanggan. Semakin banyak orang yang memberikan hype pada satu video, akan semakin tinggi peringkatnya di papan 100 video teratas.

Guna mencegah penyalahgunaan fitur, pengguna saat ini hanya boleh menggunakan maksimal tiga hype per minggu.

Fitur baru ini dibuat karena perusahaan melihat semangat penggemar untuk menjadi bagian dari kisah sukses seorang kreator.

YouTube menyampaikan bahwa pada masa mendatang perusahaan akan memungkinkan penggemar membeli hype tambahan, membuka aliran pendapatan baru bagi platform. Namun, perusahaan belum mengungkapkan seberapa besar potongan dari pembelian tersebut.

Dalam pembelian penggemar lain seperti Super Thanks, YouTube mengambil 30 persen dalam rasio pembagian perolehan standar 70/30 antara kreator dan platform.

YouTube juga menawarkan bonus kecil bagi kreator dengan jumlah pelanggan lebih sedikit, menggandakan poin untuk memberi mereka kesempatan bersaing lebih setara dengan kreator besar.

Selain itu, perusahaan akan memberikan lencana khusus pada video yang paling banyak mendapat hype.

"Hype memberikan cara bagi komunitas untuk mengekspresikan kecintaan dan kesenangan mereka pada kreator baru dan mendukung video baru mereka dengan memberi hype," kata Direktur Manajemen Produk YouTube, Bangaly Kaba.

Menurut dia, pada masa mendatang para kreator juga akan dapat melihat siapa yang mempromosikan video mereka.

Dalam empat pekan pertama pengujian fitur versi beta di Turki, Taiwan, dan Brasil, pemirsa YouTube mempromosikan video lebih dari 5 juta kali di lebih dari 50.000 saluran menurut YouTube.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.