Bunga Acuan The Fed Bakal Turun

Kamis, 19 Sep 2024, 08:12 WIB

JAKARTA - Kondisi makroekonomi di Amerika Serikat (AS) sangat mendukung bank sentral setempat atau Federal Reserve (the Fed) menyesuaikan kebijakan moneternya. Perlambatan inflasi AS saat ini dapat membuka peluang bank sentral memangkas suku bunga acuannya atau Fed Fund Rate (FFR) pada pekan ini.

"Rilis data inflasi AS yang terkini membuka jalan untuk the Fed memangkas suku bunga acuannya secara bertahap mulai minggu ini," kata ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, di Jakarta, Rabu (18/9).

Ket. Foto: — Sumber: ISTIMEWA

Suku bunga acuan bank sentral AS atau Fed Funds Rate (FFR) saat ini bertahan di level 5,25-5,50 persen. Para pelaku pasar menantikan hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) September 2024 yang akan dirilis malam ini, terutama untuk melihat arah kebijakan suku bunga AS.

Riefky menuturkan tingkat inflasi AS di Agustus melambat cukup signifikan dari 2,9 persen year on year (yoy) pada Juli 2024 ke 2,5 persen yoy dan lebih rendah dari estimasi para ekonom yang dihimpun oleh Reuters sebesar 2,6 persen yoy. Lebih lanjut, angka inflasi AS menyentuh titik terendahnya dalam tiga tahun terakhir akibat tren disinflasi yang terjadi secara persisten dalam lima bulan terakhir.

Berdasarkan faktor pendorongnya, tekanan harga mulai melemah akibat turunnya harga bensin dan beberapa kelompok barang rumah tangga utama, seperti kebutuhan sehari-hari. Namun, inflasi inti AS cenderung stabil di 3,2 persen yoy dari Juli ke Agustus akibat dorongan disinflasi yang diimbangi oleh kenaikan harga tiket maskapai, asuransi mobil, biaya sewa rumah, dan biaya terkait perumahan lainnya.

Kenaikan biaya perumahan dan jasa lainnya mengindikasikan adanya kekakuan harga atau price stickiness di beberapa komponen barang dan jasa yang menjadi alasan the Fed untuk tidak melakukan pelonggaran moneter secara agresif.

Pasar Kerja

Kemudian, perkembangan di pasar tenaga kerja AS juga menguatkan kemungkinan untuk the Fed segera melakukan pemangkasan suku bunga. Tingkat pengangguran AS turun ke 4,2 persen pada Agustus 2024 dari 4,3 persen di bulan sebelumnya, dengan naiknya tambahan lapangan pekerjaan dari 89.000 di Juli menjadi 142.000 pada Agustus 2024.

Walaupun meningkat, lanjut dia, tambahan lapangan kerja cenderung di bawah ekspektasi yang mengindikasikan adanya perlambatan momentum di pasar tenaga kerja dan menjadi dorongan tambahan oleh the Fed untuk memangkas suku bunga acuan.

The Fed mengerek suku bunga acuan sebesar 525 bps sejak Maret 2022 hingga Juli 2023. Namun, FFR ditahan di level 5,25-5,50 persen sejak September 2023 sampai sekarang.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan the Fed akan menurunkan FFR sebanyak tiga kali pada 2024 dan empat kali pada 2025. Pasalnya, inflasi diperkirakan akan semakin mendekati sasaran jangka menengah sebesar 2 persen di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya angka pengangguran.

"Perkiraan kami dengan data terbaru, kemungkinan FFR turun masing-masing 25 basis poin pada September, November, dan Desember 2024. Untuk tahun depan ada empat kali lagi," ucap Gubernur BI, Perry Warjiyo di Jakarta, Rabu (18/9).

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara, Muchamad Ismail

Berita Terbaru

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.