Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunggu Pengujian Laboratorium, IADO Telah Kirim Sekitar 300 Sampel Doping ke Bangkok

📅 Senin, 16 Sep 2024, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tunggu Pengujian Laboratorium, IADO Telah Kirim Sekitar 300 Sampel Doping ke Bangkok Doc: ANTARA/Pixabay-Jorono
Ket. Ilustrasi – Doping.

Medan - Indonesia Anti-Doping Organization (IADO) melaporkan telah mengirim 300-an sampel doping saat penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumatera Utara untuk diuji laboratorium di Bangkok, Thailand.

"Kita telah mengirimkan 300 lebih sampel doping untuk diuji laboratorium," ujar Ketua Umum IADO Gatot S. Dewa Broto di Medan, Minggu.

Gatot mengatakan proses analisis sampel ini diperkirakan memakan waktu minimal 21 hari. Sampel ini diambil dari para pemenang dari sejumlah cabang olahraga yang bertanding.

IADO, menurutnya, akan terus melakukan pengambilan sampel urine dari atlet-atlet yang menjadi juara. Ia menargetkan mampu mengumpulkan 800 sampel urine selama penyelenggaraan PON ini.

Gatot berharap tidak ada kasus doping yang menimpa para atlet dalam ajang PON Aceh-Sumut sehingga mereka berkompetisi dengan aman dan lancar serta fokus dalam meraih prestasi.

"Harapan kami jangan ada atlet yang menodai pelanggaran doping," kata dia.

Ia mengatakan perhatian World Anti-Doping Agency (WADA) saat ini sudah sangat serius dan ketat dalam pengawasan anti-doping.

Sejalan dengan WADA, IADO juga sangat serius menjalankan tugas pengawasan anti-doping pada PON Aceh-Sumut.

Gatot menjelaskan IADO mengirim sebanyak 23 petugas yang disebar di Aceh dan Sumatera Utara untuk tugas pengambilan sampel, melakukan edukasi, investigasi, dan intelejensi.

Ia juga menegaskan komitmennya dalam mendukung suksesnya PON 2024. IADO berharap pengawasan doping yang ketat dapat meningkatkan kesadaran para atlet terhadap bahaya doping.

"Karena kini contohnya mengelak dari pengambilan sampel saja sudah bisa dianggap doping meski belum terbukti mengkonsumsi zat terlarang," ujar Gatot.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Rona
Film Dokumenter Lisa Blackp...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.