Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan Temuan Ini, 33,4 Persen Bayi Diberi Makan Selain ASI pada Tiga Hari Pertama

📅 Sabtu, 14 Sep 2024, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Temuan Ini, 33,4 Persen Bayi Diberi Makan Selain ASI pada Tiga Hari Pertama Doc: ANTARA/HO-SEAMEO RECFON
Ket. Peneliti SEAMEO RECFON sekaligus Country Lead studi AASH Indonesia, Dr. Umi Fahmida, dalam diseminasi temuan awal AASH di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Jakarta - Studi Action Against Stunting Hub (AASH) di Lombok Timur menemukan sebanyak 33,4 persen bayi diberi makan selain Air Susu Ibu (ASI) pada tiga hari pertama.

"Hasil temuan kami menunjukkan terkait inisiasi menyusui dini, datanya cukup baik yang mana 96,6 persen bayi baru lahir yang disusui, dan 91,6 persen bayi diberikan ASI pertama berwarna kuning (kolostrum). Namun ada catatan yang mana satu dari tiga bayi mendapatkan makan selain ASI pada tiga hari pertama atau prelakteal," ujar Peneliti SEAMEO RECFON sekaligus Country Lead studi AASH Indonesia, Dr. Umi Fahmida.

Padadiseminasi temuan awal AASH di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Jumat, Umi menambahkan perlu upaya bersama untuk melihat apa penyebab masih terjadinya praktik pemberian MPASI dini pada bayi. Baik itu berupa keyakinan akan ASI yang belum sepenuhnya keluar, maupun terkait kepercayaan penduduk setempat.

SEAMEO Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON) -Pusat Kajian Gizi Regional Universitas Indonesia (PKGR UI) bekerja sama dengan United Kingdom Research and Innovation-Global Challenges Research Fund (UKRI-GCRF) melaksanakan studi Action Against Stunting Hub (AASH).

Studi yang melakukan pendekatan secara menyeluruh (whole child approach) itu dilaksanakan selama periode 2019-2024 di tiga negara (India, Indonesia, Senegal) dan Lombok Timur terpilih menjadi lokasi untuk studi ini di Indonesia. Wilayah studi AASH di Lombok Timur meliputi kecamatan Aikmel, Lenek, Sakra, dan Sikur.

Penelitian tersebut melibatkan 702 ibu hamil sejak Februari 2021. Studi kohor AASH diawali dengan rekrutmen ibu hamil saat trimester 2 pada 2021, yang dilanjutkan hingga kelahiran, sampai dengan anak berusia 24 bulan.

Studi AASH melihat tidak hanya pertumbuhan dan perkembangan anak, tetapi juga kesehatan saluran cerna, sanitasi, hingga tingkat stres pada ibu hamil.

"Studi ini spesial karena juga melihat tidak hanya ibu dan anak tapi juga bapak, termasuk aspek epigenetik," jelas Umi.

Hasil temuan profil keluarga, status gizi, dan kesehatan ibu hamil dan anak yang dilakukan bersama Dr Min Kyaw Htet itu, lanjut Umi, menunjukkan bahwa 99,7 persen ibu hamil melakukan pemeriksaan pada trimester ketiga.

Sebanyak 87,8 persen pernah mengonsumsi tablet tambah darah, namun sebanyak 31,5 persen ibu tidak mencuci tangan pada setidaknya waktu kritis, dan 6,3 persen ibu hamil mengalami infeksi cacing.

Selain itu, temuan penelitian yang dilakukan pada ibu hamil saat pandemi COVID-19 menunjukkan bahwa 86,3 persen ibu hamil mengalami tingkat stres sedang hingga tinggi, 26,5 persen depresi, dan 24,4 persen gangguan mental.

"Perlu adanya dukungan sosial yang cukup serta perlunya dukungan dan program terkait kesehatan mental. Apalagi pada saat pandemi COVID-19 tersebut, lebih dari setengah responden tidak memiliki kemampuan untuk mengatasi masalah tersebut, dan situasi itu dapat mempengaruhianak yang dikandung mulai dari kehamilan," terang Umi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.