Tiongkok Akan Hancurkan Intervensi Asing

Jumat, 13 Sep 2024, 02:59 WIB

BEIJING - Seorang pejabat militer senior Tiongkok di sela-sela forum pertahanan pada Kamis (12/9) menyatakan bahwa Tiongkok akan menghancurkan setiap serangan asing ke wilayah kedaulatannya termasuk di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Pernyataan yang keras itu dilontarkan ketika Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok berdebat secara lisan mengenai pendekatan Tiongkok yang semakin tegas di wilayah maritim yang disengketakan termasuk di LTS.

Ket. Foto: Bentrokan Kapal l ­Sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok (kanan) berupaya mengadang kapal Penjaga Pantai Filipina yang sedang menjalankan misi pengiriman pasokan ke Sabina Shoal di perairan sengketa LTS pada 26 Agustus lalu. Pada Rabu (11/9) Kementerian Luar Negeri Tiongkok melaporkan bahwa pihaknya telah mengadakan pembicaraan tingkat tinggi Filipina yang membahas mengenai sengketa terumbu karang yang menjadi lokasi bentrokan bilateral baru-baru ini. — Sumber: AFP/Jam Sta Rosa

Dalam beberapa bulan terakhir, kapal-kapal Tiongkok telah terlibat dalam serangkaian konfrontasi tingkat tinggi dengan kapal-kapal Filipina di perairan tersebut, yang diklaim Beijing hampir seluruhnya meskipun ada putusan pengadilan internasional yang menyatakan klaim tersebut tidak memiliki dasar hukum.

Berbicara kepada sekelompok kecil wartawan termasukAFPdi forum Xiangshan, Letnan Jenderal Angkatan Darat Tiongkok, He Lei, mengatakan: "Kami berharap LTS akan tetap menjadi lautan perdamaian."

"Namun jika AS menggerakkan pion-pionnya di belakang layar dan jika AS mendorong negara-negara lain ke garis depan, atau jika AS sendiri berakhir di garis depan, maka kami di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok tidak akan pernah punya kesabaran. PLA akan dengan tegas menghancurkan setiap pelanggaran permusuhan asing terhadap hak dan kepentingan teritorial, kedaulatan, dan maritim Tiongkok, dengan tekad, kemauan, kemampuan yang kuat, dan cara yang efektif," kata Letjen He.

Letjen He pun mengatakan bahwa resolusi terhadap ketegangan antara Beijing dan Washington DC atas masalah ini semuanya bergantung pada AS, seraya mengkonfirmasi bahwa Wakil Asisten Menteri Pertahanan AS, Michael Chase, akan menghadiri forum Xiangshan pekan ini di Beijing.

"Saya berharap bahwa selama kunjungannya, selama pertemuannya di sini, Michael Chase akan lebih mendengarkan suara Tiongkok dan militernya," kata dia. "Pesan yang kami kirimkan ke AS adalah bahwa kami ingin kedua negara dan angkatan bersenjata menjadi mitra, menjadi sahabat, kami ingin mengejar hubungan Tiongkok-AS yang mengutamakan kerjasama yang saling menguntungkan," papar dia.

"Kami ingin AS memberikan lebih banyak kontribusi bagi perdamaian, keamanan, serta stabilitas regional dan dunia," imbuh dia.

Puluhan delegasi berada di ibu kota Tiongkok pada Kamis untuk menghadiri forum Xiangshan, yang juga dijuluki sebagai forum tandingan Tiongkok terhadap pertemuan tahunan Shangri-La di Singapura. Acara ini akan dihadiri lebih dari 500 perwakilan dari lebih dari 90 negara dan organisasi internasional, kata penyelenggara.

Pembukaan forum digelar pada Jumat (13/9) dan perwakilan militer tingkat tinggi dari Russia, Pakistan, Singapura, Iran, Jerman, dan negara-negara lain, akan turut berpartisipasi dalam sebuah diskusi meja bundar.

Pertemuan Bilateral

Pada saat bersamaan Tiongkok mengatakan bahwa pihaknya pada Rabu (11/9) telah mengadakan pembicaraan tingkat tinggi yang terus terang dengan Filipina mengenai isu LTS, khususnya mengenai sengketa terumbu karang yang menjadi lokasi bentrokan bilateral baru-baru ini.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok, Chen Xiaodong, telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Filipina, Maria Theresa Lazaro, di Beijing, tulis Kementerian Luar Negeri Tiongkok dalam sebuah pernyataan.

"Kedua belah pihak melakukan pertukaran pandangan yang jujur ??dan mendalam mengenai masalah maritim antara Tiongkok dan Filipina, khususnya masalah terumbu karang Xianbin (Sabina Shoal)," kata kementerian tersebut.

"Kedua pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi mengenai bidang kerjasama, terutama mengenai mekanismehotline, kerjasama penjaga pantai, serta kerjasama ilmiah dan teknologi kelautan," demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Filipina.

Dalam beberapa pekan terakhir, kapal-kapal Filipina dan Tiongkok telah beberapa kali bentrok di perairan sekitar perairan dangkal yang menjadi titik konflik, tempat Penjaga Pantai Filipina berlabuh di sebuah kapal untuk mencegah Tiongkok merebut kawasan terumbu karang tersebut. Bentrokan baru-baru ini antara kapal Filipina dan Tiongkok juga terjadi di dekat terumbu karang yang disengketakan.

Pekan ini, seorang pejabat senior militer AS memperingatkan mitranya dari Tiongkok mengenai tindakan berbahaya Beijing di LTS, di mana Manila adalah sekutu utama Washington DC.AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.