Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina dukung langkah polisi ungkap praktik pengoplosan BBM

📅 Kamis, 12 Sep 2024, 16:25 WIB | Oleh:
Pertamina dukung langkah polisi ungkap praktik pengoplosan BBM Doc: Antara
Ket. jajaran Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pemalsuan BBM jenis pertamax di wilayah Kecamatan Sukabumi.

Bandarlampung - Pertamina Patra Niaga Sumbagsel mengapresiasi dan mendukung penuh terhadap upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian terkait pengungkapan praktik pengoplosan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Kami terus berupaya memastikan distribusi BBM bersubsidi secara tepat sasaran dan sesuai dengan peruntukannya," kata Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel Tjahyo Nikho Indrawan dalam keterangannya, di Bandarlampung Kamis.

Ia menyebutkan, saat ini Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel telah menurunkan tim untuk melakukan investigasi dan melakukan pengecekan.

Pihaknya mengapresiasi serta mendukung penuh pihak kepolisian khususnya Unit Tipiter Sat Reskrim Polresta Bandarlampung yang telah melakukan penindakan terhadap oknum penyalahguna BBM bersubsidi.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel menyerahkan kepada pihak aparat penegak hukum terhadap oknum yang terlibat.

Pertamina terus mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan praktik pengoplosan BBM, selain melanggar hukum, juga merugikan masyarakat, Pertamina, dan negara.

Jika menemukan indikasi kecurangan, masyarakat dapat segera melaporkan kepada aparat penegak hukum, atau melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polresta Bandar Lampung mengungkap kasus pemalsuan BBM jenis pertamax di wilayah Kecamatan Sukabumi.

Pertamax palsu ini merupakan hasil oplosan pertalite dengan minyak mentah (cong).

Campuran dimanipulasi hingga menyerupai pertamax dan dijual ke Pertashop di Lampung Timur dengan harga pertamax.

Kasat Reskrim Polresta Bandarlampung, Kompol Mukhammad Hendrik Apriliyanto memaparkan kasus ini terbongkar dari laporan masyarakat.

Polisi menindaklanjuti dan menggerebek gudang di Jalan Alimudin Umar, Campang Raya, Sukabumi, pukul 04.30 WIB, Jumat (6/9).

Polisi telah menahan dua tersangka berinisial ES dan BL. Mereka mendapatkan pertalite dari pengecer dan mencampurkannya dengan minyak cong asal Palembang, Sumatera Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.