Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemain Bek Parma Mengaku Sambutan Fan Indonesia Jadi Memori Indah yang Sulit Dilupakan

📅 Selasa, 10 Sep 2024, 04:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemain Bek Parma Mengaku Sambutan Fan Indonesia Jadi Memori Indah yang Sulit Dilupakan Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Sejumlah pesepak bola Timnas Australia melakukan pemanasan sebelum latihan resmi jelang pertandingan melawan Timnas Indonesia dalam laga kedua Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Lapangan A Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Jakarta - Bek tengah klub liga Italia Serie A Parma, Alessandro Circati, mengatakan sambutan para fan Parma di Indonesia atau Parmagiani kepadanya menjadi memori indah yang sulit dilupakan.

"Saya menghargai itu. Itu memori yang akan melekat dalam diri saya sampai waktu yang sangat lama," ujar Circati, dikutip dari laman web resmi timnas Australia yang dipantau di Jakarta, Senin.

Circati, pesepak bola berusia 20 tahun, datang ke Indonesia lantaran dia memperkuat tim nasional Australia yang akan menghadapi Indonesia pada laga Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9).

Namun, dirinya tidak menyangka bahwa statusnya sebagai pemain Parma mendapatkan perhatian dari penggemar klub tersebut yang tergabung dalam Parmagiani Indonesia (Parma Calcio Fans Club Indonesia).

Sekitar 20-30 anggota Parmagiani mendatangi lokasi latihan timnas Australia yakni di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (8/9) malam, untuk menemui Circati usai kegiatan.

Mereka mengenakan jersi Parma lengkap dengan pernak-pernik serta yel-yel khas suporter klub tersebut.

Circati terkesan dengan itu dan bersedia menyediakan sedikit waktunya untuk berinteraksi dan memberikan tanda tangan.

Perwakilan Parmagiani pun sempat memberikan cendera mata untuk Circati. Suporter Parma di Indonesia juga menitipkan hadiah untuk legenda sekaligus eks kapten Parma Alessandro Lucarelli.

"Luar biasa rasanya, tentu saja. Menerima cinta dari negara yang menjadi lawan timnas kami. Namun itu bukti Parma terkenal di seluruh dunia khususnya di Indonesia," tutur pria kelahiran Fidenza, Italia, itu.

Timnas Australia akan menghadapi tuan rumah Indonesia pada laga lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (10/9), mulai pukul 19.00 WIB.

Pertandingan itu akan menjadi laga kedua untuk kedua tim di kualifikasi tersebut. Pada laga pertama, Indonesia menangan imbang tuan rumah Arab Saudi 1-1 dan Australia ditekuk tim tamu Bahrain dengan skor 0-1.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.