Banjir di Medan Surut Setelah Sejumlah Pintu Air Dibuka
Senin, 09 Sep 2024, 08:14 WIBMEDAN - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan banjir yang menggenangi Kota Medan, Sumatera Utara, sejak Sabtu (7/9) berangsur surut setelah sejumlah pintu air dibuka.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam laporannya di Jakarta, Senin (9/9), mengatakan bahwa banjir tersebut menggenangi beberapa wilayah di Kecamatan Medan Marelan dan Medan Labuhan, Kota Medan.
"Setelah pintu air dibuka, ketinggian air mulai menyusut mencapai 20 hingga 50 sentimeter mengalir kembali ke Danau Siombak," kata dia.
Ia menambahkan untuk mempercepat proses pengeringan, petugas juga mengoperasikan sejumlah mesin pompa untuk menyedot air yang menggenangi ratusan rumah warga.
Data yang diterima Pusdalops BNPB mencatat sebanyak 295 unit rumah tergenang dan warga terdampak sekitar 985 jiwa di Kelurahan Paya Pasir, Labuhan Deli dan Martubung.
Menurut dia, segenap personel gabungan termasuk melibatkan pegawai kecamatan dan kelurahan masih disiagakan di lokasi kejadian untuk mencegah terjadinya banjir susulan.
Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah menyiapkan sebuah dapur umum berlokasi di Paya Pasir untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban sampai kondisi normal kembali setidaknya 14 hari ke depan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
XLSmart Perluas Cakupan Jaringan 5G di Medan, Binjai, dan Deli Serdang
-
Evakuasi warga terjebak karhutla di Palangka Raya
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan pada Jumat Ini
-
Siap-Siap Delay, Kuala Lumpur Tutup Wilayah Udara Mulai 26 Agustus
-
Pascagempa M7,7 di NTT, Kepala BNPB dan Menko PMK Segera ke Wilayah Terdampak
-
Flu Burung Akhirnya Jebol Benteng Pertahanan Terakhir Tasmania
-
Rano Karno Gagas Serial AI “Rimba Raya”, Ajak Generasi Muda Kembali Cintai Alam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.