Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PTRI Jenewa Sebut Jakarta Tempat Berbaurnya Sejarah dan Budaya Indonesia

📅 Sabtu, 07 Sep 2024, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
PTRI Jenewa Sebut Jakarta Tempat Berbaurnya Sejarah dan Budaya Indonesia Doc: ANTARA/HO-PTRI Jenewa
Ket. Wakil Tetap RI di Jenewa, Duta Besar Febrian A. Ruddyard (tengah) berbicara dalam acara Resepsi Diplomatik "Joy of Jakarta: Colorful Kampong" di Wisma Duta Besar pada Jumat (6/9/2024).

Jakarta - Wakil Tetap RI di Jenewa, Duta Besar Febrian A. Ruddyard menyampaikan bahwa Jakarta sebagai ibu kota multilateral Indonesia merupakan tempat berbaurnya sejarah dan budaya Indonesia.

"Meskipun Jakarta kelak tidak lagi menjadi ibu kota Indonesia, Jakarta akan tetap menjadimelting pottempat berbaurnya sejarah dan budaya Indonesia," kata Dubes Febrian dalam keterangan tertulis Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) Jenewa yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Dubes Febrian menyampaikan hal tersebut dalam Resepsi Diplomatik dengan tema "Joy of Jakarta: Colorful Kampong" pada 6 September.

Pihak PTRI mengatakan bahwa acara tersebut diadakan dalam rangka peringatan HUT ke-79 RI dan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Betawi sebagai wujud penghormatan dan pelestarian budaya asli Jakarta.

Dubes Febrian juga menilai bahwa pelestarian budaya tradisional sebagai identitas bangsa sangat penting dan perlu terus dipromosikan di kancah internasional.

"Nilai-nilai luhur persatuan dalam keberagaman dan kolaborasi merupakan prinsip yang mewarnai peran penting Indonesia di forum internasional," lanjutnya.

Resepsi Diplomatik tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias oleh sekitar 500 peserta dari kalangan diplomatik dan organisasi internasional, serta masyarakat Indonesia yang ada di Jenewa.

Ada pun organisasi internasional yang hadir adalah Organisasi Perburuhan Internasional (ILO), Persatuan Telekomunikasi Internasional (ITU), Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC).

Para tamu disuguhi berbagai jenis hidangan kuliner khas Betawi, seperti nasi uduk, soto betawi, asinan betawi, bir pletok dan es selendang mayang.

Acara tersebut tidak hanya menyajikan kuliner khas Indonesia, tetapi juga menampilkan berbagai kesenian tradisional.

Selain itu, acara tersebut juga menjadi ajang promosi produk Indonesia untuk Pasar Swiss seperti mie instan, kopi, teh, bumbu masak, batik, serta produk dari UMKM binaan Bank Indonesia dan produk cerutu Jepara.

Selain menjadi ajang promosi produk Indonesia, acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antara PTRI dengan berbagai pemangku kepentingan di Jenewa untuk mendukung kepemimpinan Indonesia di isu-isu multilateral.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.