- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pasukan Perdamaian PBB di ...
Pasukan Perdamaian PBB di Perbatasan Lebanon dan Israel Kerap Diserang
Sabtu, 07 Sep 2024, 22:33 WIBBeirut - Posisi pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) telah ditembaki puluhan kali sejak meningkatnya konfrontasi bersenjata antara gerakan Hizbullah dan tentara Israel.
"Beberapa prajurit penjaga perdamaian telah terluka sejak Oktober lalu, untungnya semua luka ringan. Pada saat yang sama, posisi dan peralatan UNIFIL telah ditembaki puluhan kali selama penembakan dari kedua belah pihak," kata wakil kepala layanan pers UNIFIL Candice Ardell, kepada Sputnik.
Dia menambahkan bahwa tren seperti itu menimbulkan kekhawatiran serius, "karena keamanan pasukan kita adalah penjamin peran kita dalam memastikan kondisi kepatuhan terhadap Resolusi 1701."
Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon meningkat sejak dimulainya operasi militer Israel di Gaza pada Oktober 2023.
Pasukan IDF dan Hizbullah secara rutin saling menyerang posisi masing-masing di wilayah perbatasan.
Menurut Kementerian Luar Negeri Lebanon, sekitar 100.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka di Lebanon selatan karena penembakan oleh Israel.
Pihak berwenang Israel mengatakan bahwa sekitar 80.000 penduduk di bagian utara negara itu harus mengungsi karena serangan dari Lebanon.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Siapa Destry Damayanti? Ini Profil Pjs Gubernur Bank Indonesia
-
Pemkot Bogor Benahi Sistem Parkir
-
Hutan Gunung Soputan Terbakar, Delapan Mobil Damkar Dikerahkan
-
Myanmar akan Pulangkan 300.000 Pengungsi Rohingya ke Rakhine Setelah Kondisi Keamanan Membaik
-
Iklim Berubah, Ekonomi Harus Ikut Berubah: Bappenas Dorong Ekonomi Hijau
-
Gubernur Khofifah Tegaskan Ketahanan Keluarga Jadi Fondasi Generasi Unggul Bangsa
-
Dinkes: Penderita TBC di Tangerang Capai 5.101 Kasus
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.