Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Paus Fransiskus Ingatkan Sikap Bela Rasa Tidak Hanya Sekadar Memberi Sedekah

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 20:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paus Fransiskus Ingatkan Sikap Bela Rasa Tidak Hanya Sekadar Memberi Sedekah Doc: ANTARA/Ganda Pambudi
Ket. Presiden Joko Widodo (kanan) menyaksikan Pemimpin Takhta Suci Vatikan Sri Paus Fransiskus (kedua kiri) mengisi buku tamu sebelum melakukan pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Jakarta - Pemimpin umat Katolik dunia yang juga Kepala Negara Vatikan Paus Fransiskus mengingatkan kepada umat bahwa sikap bela rasa atau rasa peduli terhadap orang lain tidak hanya ditunjukkan dengan memberi sedekah orang yang membutuhkan namun tetap memandang rendah mereka.

"Kita tahu bahwa bela rasa tidak dibatasi saja pada memberi sedekah kepada saudara dan saudari yang membutuhkan sambil memandang rendah mereka dari menara rasa aman dan keberhasilan kita," kata Paus saat menemui para uskup, imam, diakon, biarawan, biarawati, seminaris, dan katekis di Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta, Rabu.

Paus mengatakan sikap bela rasa yang berkaitan erat dengan ikatan persaudaraan ini mengutamakan rasa empati yang mendekatkan satu sama lain.

Menanamkan sikap bela rasa berarti menghapuskan segala sesuatu yang menghalangi kita untuk menyentuh dan mengangkat orang lain yang membutuhkan. Sikap itu juga mendorong manusia untuk terus memberikan harapan kepada mereka.

"Bela rasa berarti merangkul mimpi dan hasrat mereka akan kebebasan, keadilan, memelihara mereka, mendukung mereka sambil melibatkan orang lain, memperluas jaring dan batas-batasan untuk menciptakan kekuatan kasih yang luas dan besar," kata Paus.

Menurut dia, pengembangan jaringan kasih tanpa batas dengan sentuhan kala memberikan sedekah kepada orang yang membutuhkan merupakan upaya dalam menciptakan kekuatan kasih yang luas dan besar.

Mantan Uskup Agung Buenos Aires itu mengunjungi Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga, Jakarta pada pukul 16.30 guna bertemu para uskup, imam, diakon, biarawan, biarawati, seminaris, dan katekis.

Kemudian kaum muda dari Scholas Occurantes berkesempatan berjumpa Paus Fransiskus di Youth Center Graha Pemuda Senayan pada pukul 17.35 WIB.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini merupakan ketiga kalinya, setelah Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Paus Fransiskus melakukan perjalanan apostolik ke kawasan Asia-Pasifik selama 3-13 September 2024 untuk mengunjungi empat negara, yakni Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura. Perjalanan selama 11 hari itu akan menjadi lawatan paling lama Bapa Suci berusia 87 tahun tersebut sejak 11 tahun kepemimpinan atas Tahta Suci Vatikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.