Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Retno: Paus Fransiskus Berterima Kasih Atas Keramahtamahan Rakyat Indonesia

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 12:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Retno: Paus Fransiskus Berterima Kasih Atas Keramahtamahan Rakyat Indonesia Doc: antarafoto
Ket. Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi

JAKARTA - Pemimpin tertinggi Gereja Katolik dunia, Paus Fransiskus menyampaikan rasa terma kasihnya atas keramahtamahan rakyat Indonesia dalam menyambut kehadirannya.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi yang melaporkan hasil pertemuan bilateral antara Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dan Paus Fransiskus di veranda belakang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/9).

"Sri Paus antara lain menyampaikan bahwa pertama tentunya terima kasih atas keramahtamahan yang diberikan oleh seluruh masyarakat Indonesia dalam menyambut kehadiran Sri Paus ke Indonesia," kata Retno memberi keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu.

Retno yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan itu menyampaikan bahwa Paus Fransiskus juga menekankan soal perbedaan yang dapat dimaknai sebagai sebuah anugerah.

"Setiap orang memiliki kekhasan dan karena masing-masing kekhasan itulah maka dapat berbentuk sebuah simfoni yang baik," ucap Retno.

Paus Fransiskus, lanjut dia, juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki keragaman yang sangat luar biasa dan dapat menjadi contoh dunia. Keberagaman itu justru dapat menciptakan kehidupan yang damai.

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia ini merupakan ketiga kalinya setelah Paus Paulus VI pada tahun 1970 dan kunjungan Paus Yohanes Paulus II pada tahun 1989.

Paus Fransiskus selaku pemimpin umat Katolik dunia melakukan perjalanan apostolik ke Asia Pasifik pada bulan September 2024. Ada empat negara yang bakal dikunjungi meliputi Indonesia, Papua Nugini, Timor Leste, dan Singapura.

Indonesia menjadi negara pertama yang dikunjungi pada tanggal 3 hingga 6 September 2024.

Perjalanan ke kawasan Asia Pasifik selama 11 hari atau tepatnya pada tanggal 3-13 September 2024 akan menjadi lawatan terlama Bapa Suci berusia 87 tahun itu sejak 11 tahun memimpin umat Katolik.

Terpilihnya Indonesia sebagai negara pertama yang yang dikunjungi Paus Fansiskus lantaran di negeri dengan berpenduduk 279 juta jiwa dan mayoritas beragama Islam ini, populasi pemeluk Kristen sekitar 20,5 juta orang dengan 8,5 juta di antaranya adalah umat Katolik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Korut Luncurkan Sejumlah Mi...
Rona
Dua Bagian Bertolak Belakan...

Gampang SSK Harus Dirasakan Warga

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
Gampang SSK Harus Dirasakan...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.