Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Imam Besar Istiqlal Pastikan Terowongan Silaturahmi Siap Sambut Paus Fransiskus

📅 Rabu, 04 Sep 2024, 12:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Imam Besar Istiqlal Pastikan Terowongan Silaturahmi Siap Sambut Paus Fransiskus Doc: antarafoto
Ket. Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar

JAKARTA - Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar memastikan kesiapan penuh dalam menyambut kedatangan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Paus Fransiskus meninjau Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta pada Kamis (5/9) esok.

Nasaruddin Umar di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, mengemukakan bahwa gladi bersih untuk kunjungan Paus Fransiskus ke Terowongan Silaturahmi telah selesai dilakukan.

"Kami sudah siap semuanya. Jadi gladi bersih sudah selesai dan Insya Allah Paus akan berkunjung ke tunnel, karena ini kan terowongan toleransi pertama di dunia dan lengkap dengan simbol-simbolnya yang sangat artistik," katanya.

Nasaruddin juga menyebutkan bahwa Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik itu sangat tertarik untuk mengunjungi serta meninjau langsung terowongan sepanjang 38,3 meter dengan tinggi 3 meter dan lebar 4,1 meter yang menghubungkan Gereja Katedral dengan Masjid Istiqlal Jakarta.

"Beliau sangat terkesan dan ingin pergi mengunjungi masuk ke dalamnya," kata Nasaruddin Umar.

Dilansir dari akun resmi Instagram Kementerian PUPR @kemenpupr, Terowongan Silaturahmi telah rampung dikerjakan pada 20 September 2021.

Luas terowongan sekitar 136 meter persegi dengan total luas shelter dan tunnel 226 meter persegi itu menghubungkan basement parkir lantai 1 Masjid Istiqlal yang dapat menampung 500 mobil.

Dinamakan Terowongan Silaturahmi karena dapat digunakan oleh pengunjung Gereja Katedral dan pengunjung Masjid Istiqlal.

Terowongan Silaturahmi merupakan alternatif yang sebelumnya ada tiga alternatif dalam memfasilitasi parkir, salah satunya jembatan penyeberangan, tetapi desain jembatan terlalu curam.

Eksterior Terowongan Silaturahmi menggunakan material transparan sehingga kecantikan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta yang merupakan cagar budaya tidak terhalang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.