Kawasan Puncak Mulai Dipercantik

Selasa, 03 Sep 2024, 03:24 WIB

JAKARTA - Sebagai lanjutan dari penataan kawasan wisata Puncak, area ini mulai dipercantik. Untuk menata agar lebih cantik, Pemerintah Kabupaten Bogor dibantuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Ini antara lain mulai membuat desain untuk mempercantik kawasan wisata Puncak," tandas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rohmat Jatnika, di Cibinong, Senin.

Ket. Foto: Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Ajat Rohmat Jatnika memaparkan desain penataan kawasan wisata Puncak di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor

Dia mengungkapkan pembuatan desain ini diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi. "Kami bersama jajaran PUPR mendesain ulang sesuai dengan kebutuhan. Konsepnya kita tampung, segmentasi usaha akan dilakukan sesuai dengan kelas," ujar Ajat.

Lebih jauh Ajat memastikan desain pelebaran jalan hingga pembangunan anjungan pandang di lahan bekas lapak pedagang kaki lima jalur wisata Puncak, segera rampung tahun ini. Ajat menjelaskan, penataan kawasan wisata Puncak yang berwawasan lingkungan didukung PUPR berdasarkan usulan dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Ajat menyebutkan Pemerintah Kabupaten Bogor bahkan telah mengajukan konsep penataan tahap I kepada Kemen-PUPR sebagai dasar melakukan desain.

Diketahui, sejumlah kebutuhan penataan Puncak yang telah diusulkan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Contoh, pagar pengaman, peningkatan kualitas jalan berupa pelebaran, pelapisan jalan, pedestrian, taman, anjungan pandang, serta dinding penahan tanah. Kemudian, dari segi keamanan dan keselamatan, Pemerintah Kabupaten Bogor mengusulkan pemasangan rambu-rambu lalu lintas serta lampu penerangan jalan umum (PJU).

Di samping itu, Pemkab Bogor juga membutuhkan perluasan Rest Area Gunung Mas milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dari 7 hektare menjadi 11 hektare. Pemkab Bogor sedang menata kawasan wisata Puncak. Penataan diawali dengan pemindahan PKL ke Rest Area Gunung Mas pada Senin (24/7).

Dalam penertiban lapak pedagang, Pemkab Bogor meratakan 329 bangunan di sepanjang Jalur Puncak. Ini terdiri atas 185 bangunan dari Gantole hingga Rest Area Gunung Mas. Lalu, 144 bangunan dari Simpang Taman Safari Indonesia hingga Rest Area Gunung Mas.

Kemudian, penertiban tahap II ada sebanyak 196 PKL yang dipindah ke rest area. Lapak-lapak PKL sepanjang jalur Puncak terus ditertibkan.

Pemkab Bogor memastikan perekonomian PKL di Kawasan Wisata Puncak akan menjadi lebih baik setelah pindah ke Rest Area Gunung Mas.

Pembangunan rest area di lahan seluas 7 hektare milik PT Perkebunan Nusantara ini telah dilakukan tahun 2020-2021. Rest Area Gunung Mas memiliki kapasitas 516 kios. Ini terdiri atas 100 kios untuk pedagang basah seperti sayur dan buah.

Kemudian, 416 kios untuk pedagang kering seperti oleh-oleh dan camilan. Tiap-tiap kios memiliki luas 11 meter persegi baik basah maupun kering. Ant/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.