Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berpotensi Melemah Lanjutan

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 10:35 WIB | Oleh:
Berpotensi Melemah Lanjutan Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutakan pelemahannya, hari ini (3/9). Pelemahan masih dipengaruhi minimnya sentimen positif menyusul data negatif ekonomi, baik dari domestik maupun mancanegara.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi melihat perbaikan data ekonomi di Amerika Serikat (AS), seperti peningkatan jumlah pekerjaan dan penurunan angka pengangguran, bakal mendorong penguatan dollar AS. Di sisi lain, lanjutnya, pasar cemas terhadap penurunan kinerja industri manufaktur di Tiongkok dan Indonesia.

Karenanya, Ibrahim memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (3/9), bergerak melemah di kisaran 15.510-15.590 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada akhir perdagangan, Senin (2/9) sore, melemah 70 poin atau 0,45 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.525 rupiah per dollar AS. Pelemahan terjadi di tengah penurunan inflasi domestik pada Agustus 2024.

"Inflasi mengalami deflasi 0,03 persen beruntun empat bulan," kata analis Bank Woori Saudara Rully Nova saat dihubungi di Jakarta.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi tahunan Indonesia pada Agustus 2024 tercatat sebesar 2,12 persen (year-on-year/yoy) dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,06. Inflasi tahunan Agustus 2024 lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 2,13 persen (yoy), dan di periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 3,27 persen (yoy).

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi tahunan utamanya didorong oleh makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi 3,39 persen serta menyumbang 0,96 persen terhadap inflasi tahunan Agustus 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.