• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Tingkatkan Pangsa Pasar As...

Tingkatkan Pangsa Pasar Asuransi, Jasindo Manfaatkan Teknologi Informasi

Senin, 02 Sep 2024, 20:13 WIB

JAKARTA- Indonesia Financial Group (IFG), adalah Holding BUMN Asuransi, penjaminan, dan investasi. Entitas ini senantiasa mendorong PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dan seluruh Anggota Holding untuk fokus memperkuat tata kelola bisnis dan operasional perusahaan berdasarkan prinsip good corporate governance untuk tumbuh sebagai perusahaan yang sehat ke depan.

Sekretaris perusahaan IFG Oktarina Dwidya Sistha mengatakan, sejak didirikan hingga kini, IFG menyadari sepenuhnya mandat yang diberikan untuk melakukan perbaikan dan penguatan pada dimensi masa lalu. Hal ini terutama terhadap praktik bisnis dan operasional perusahaan.

Ket. Foto: Foto ilustrasi gedung PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo). Asuransi ini merupakan bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), sebuah Holding BUMN Asuransi yang terdiri dari enam belas perusahaan terafiliasi yang terdiri dari anak perusahaan dan cucu. — Sumber: istimewa

Perbaikan dan penguatan itu dilakukan melalui inisiatif untuk memperkuat pengaruh dan daya saing IFG dan Anggota Holding di pasar dalam negeri. selain itu juga membangun pondasi yang kokoh dalam hal keberlanjutan bisnis yang sehat dan berkelanjutan melalui inovasi yang terukur, model bisnis yang solid, dan pengelolaan manajemen risiko yang tepat.

Untuk asuransi umum, IFG mendorong perusahaan seperti Jasindo meningkatkan pangsa pasar bisnis asuransi umum dan menjadi pemiimpin pasar nomor satu di lini bisnis yang ditargetkan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mengembangkan peran perusahaan asuransi di ekosistem IFG menjadi risk manager partner bagi mitra maupun nasabahnya.

Di sisi lain, IFG juga memastikan keunggulan operasional (operational excellence) dengan memanfaatkan teknologi informasi. Pasalnya, hal tersebut merupakan kebutuhan dasar dalam berkompetisi di pasar dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

"Tekad utama kami adalah membawa IFG sebagai konglomerasi keuangan yang memiliki best practices berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang prudent, sehat, dan berkelanjutan saat ini dan ke depan," ujar dia.

Sistha menegaskan, pihaknya mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi yang saat ini dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap praktik masa lalu yang terjadi di Jasindo. Pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

"Hal ini tentu saja sejalan dengan upaya kami dalam melakukan perbaikan dan penguatan, termasuk membenahi fokus dan model bisnis Anggota Holding demi pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan," katanya.

Seperti diketahui, dua kasus hukum Jasindo yang tengah diproses di KPK terjadi sebelum 2019. Dengan spirit perbaikan dan penguatan tersebut, sejak 2021 Jasindo telah melakukan transformasi di segala lini, baik bisnis maupun tata kelola.

Sistha menambahkan, dengan mendorong Jasindo fokus pada core bisnis perusahaan, antara lain di bisnis kargo, properti, engineering, marine hull, kendaraan bermotor, satelit, dan liability, transformasi tersebut berdampak pada pertumbuhan kinerja perusahaan yang positif.

Seperti diketahui, pasca melakukan penyehatan dan pembenaran internal, Jasindo membukukan kinerja gemilang pada Semester I-2024. Pendapatan premi perusahaan tersebut naik 24,42 persen dari tahun ke tahun (YoY_ menjadi 1,77 triliun rupiah. Laba perusahaan meningkat signifikan 656,42 persen YoY menjadi 120,89 miliar rupiah dibandingkan periode sebelumnya.

"Kami terus mendorong Jasindo untuk bertumbuh sehat dengan mengedepankan transparansi dan integritas. Lebih dari itu, Jasindo juga harus hadir untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat," tutup dia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.