Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timnas U-20 Dapat Banyak Pelajaran dengan Ikuti Turnamen di Korsel

📅 Senin, 02 Sep 2024, 00:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Timnas U-20 Dapat Banyak Pelajaran dengan Ikuti Turnamen di Korsel Doc: ANTARA/HO/PSSI
Ket. Pemain timnas Indonesia U-20 Muhammad Buffon berusaha menguasai bola pada pertandingan Seoul Earth on Us Cup 2024, di Stadion Mokdong, Korea Selatan, Minnggu (1/9/2024).

Jakarta - Pelatih tim nasional U-20 Indra Sjafri menilai tim asuhannya mendapat banyak pengalaman yang sangat penting dengan mengikuti turnamen Seoul Earth on Us Cup 2024 di Korea Selatan (Korsel).

Pada turnamen itu, timnas Indonesia U-20 menang 2-1 atas Argentina, takluk 0-2 dari Thailand, dan menelan kekalahan 0-3 dari tuan rumah Korsel pada laga terakhir yang dimainkan Minggu.

"Pertama saya ucapkan terima kasih banyak kepada panitia yang sudah mengundang kami untuk berpartisipasi di ajang ini. Dan untuk kami sendiri, banyak manfaat yang kami dapat, baik itu pertandingan pertama, kedua, dan ketiga hari ini. Dan khusus hari ini Korea Selatan, tim yang memang sudah sangat baik, baik itu dalam individual dan tim taktikal mereka," kata Pelatih Indra dalam konferensi pers purna laga seperti dikutip dari rekaman audio yang diterima pewarta.

"Dan untuk tim Indonesia sendiri, kami memang kalah tapi progrestim ini kami rasakan dari babak pertama sampai babak kedua. Walaupun masih ada kesalahan-kesalahan di sana-sini tetapi pemain cukup progres," tambahnya.

Garuda Muda bermain di Korsel dengan interval waktu pertandingan yang cukup berdekatan. Namun Indra menyebut hal itu bukan masalah, sebab pada kualifikasi Piala Asia U-20 yang akan digelar akhir September, timnas U-20 juga harus bermain dengan rentang laga yang dekat.

"Untuk kami sebenarnya tidak ada masalah karena di kualifikasi AFC U-20 bulan depan pun nanti pertandingannya dengan durasi interval seperti ini. Jadi tidak ada masalah," kata sosok yang sukses membawa Indonesia memenangi medali emas SEA Games 2023 dan juara Piala AFF U-19 2024 itu.

Sementara itu, bek timnas IndonesiaMeshaal Osman menyatakan partisipasi di turnamen ini seperti hadiah bagi ia dan rekan-rekan setimnya karena bisa menghadapi tim-tim yang cukup kuat.

"Pertama-tama terima kasih sudah mengundang kami ke turnamen ini. Ini seperti hadiah bagi kami. Maka turnamen ini banyak memberikan pengalaman kepada kami. Pertandingan hari ini adalah pertandingan yang sulit, pertandingan yang bagus, Korea tampil bagus dan kami ingin berjuang, dan hasilnya adalah kekalahan tapi kami mendapat pengalaman," kata pemain yang kini memperkuat PSBS Biak itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.