Gawat, Situasi Burkina Faso yang Memburuk Ini Membuat Uni Eropa Khawatir
Jumat, 30 Agu 2024, 00:18 WIBKigali - Uni Eropa (EU) mengatakan sangat prihatin dengan memburuknya situasi keamanan di Burkina Faso menyusul serangan teroris besar-besaran di negara Afrika Barat itu baru-baru ini.
Menurut laporan tidak resmi, hampir 200 orang, termasuk warga sipil dan anggota pasukan keamanan, tewas dan sekitar 300 orang terlukadalam serangan diBarsalogho, BurkinaFaso,akhir pekan lalu.
Pemerintah setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi tentang jumlah korban. Belum ada pula kelompok yang mengakubertanggung jawab atas serangan itu.
Namun, media lokal menyebutkan bahwa serangan itu diduga dilakukan oleh kelompok yang terkait dengan ISIS.
"Uni Eropa mendorong semua upaya untuk melawan siklus kekerasan ini dan mencegah segala bentuk eskalasi," kata Uni Eropa dalam pernyataannya.
Burkina Faso, yang perintah oleh junta militer, menghadapi pemberontakan yang menyebar dari negara tetangganya, Mali, selama satu dekade terakhir.
Kekerasan di negara itu telah memaksa ribuan orang pergi dari rumah mereka.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Belanda Tegaskan Ingin Mandiri dan Lepas dari Payung Pelindung Militer AS
-
Wagub Sulawesi Selatan Dorong Toraja Utara Jadi Sentra Kopi
-
Djokovic Lolos dari Ancaman Bu, Sabalenka Awali China Open dengan Meyakinkan
-
BRIN Kajikan Pengembangan Alat Deteksi Narkoba Murah dan Bahaya Penyalahgunaan Vape
-
Kerja Sama dengan Tiongkok, KKP Dorong Produksi Perikanan Tangkap Dalam Negeri
-
Trump Larang CNN, Politico dan MS NOW Masuk Gedung Putih, Dianggap Sebarkan Berita Palsu
-
EUDR dan I-EU CEPA Sama-Sama Berlaku Akhir Tahun, Eksportir Petanian Jangan Sampai Tertinggal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.