Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelam AL Malaysia Meninggal Saat Lakukan Operasi Penyelamatan

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 08:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyelam AL Malaysia Meninggal Saat Lakukan Operasi Penyelamatan Doc: Antara/Facebook Tentera Laut Diraja Malaysia
Ket. Arsip - Kapal Kerajaan (KD) Pendekar milik Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (TLDM).

KUALA LUMPUR - Seorang penyelam ranjau Angkatan Laut Kerajaan Malaysia (TLDM) dari Markas Selam dan Peperangan Periuk Api meninggal dunia dalam operasi salvage (penyelamatan) Kapal Kerajaan (KD) Pendekar di perairan Tanjung Pengelih, Johor, Malaysia, pada Rabu (28/8).

Pernyataan media dari Bagian Komunikasi Strategik Markas Tentara Laut yang diakses di Kuala Lumpur, Kamis, mengatakan Laskar Kelas (LK) I PLM Arman San Hermansameninggal dunia saat melakukan tugas penyelamatan.

Badan investigasi khusus segera dibentuk untuk menyelidiki penyebab kejadian itu.

Jenazah Hermansaakan diotopsi di Rumah Sakit Sultan Ismail, Johor, dan selanjutnya akan dibawa ke Lahad Datu, Sabah, untuk dimakamkan.

Kapal TLDM KD Pendekar mengalami kebocoran dan kebanjiran besar pada Minggu (25/8) pukul 12.00 siang waktu setempat (pukul 11.00 WIB) di posisi 2 batu nautika Tenggara Tanjung Penyusop, Johor, saat sedang melaksanakan operasi.

Kapal kemudian dilaporkan tenggelam sepenuhnya pada pukul 3.54 petang.

Dugaan awal, kebocoran terjadi akibat kapal menabrak benda di bawah air.

Kebocoran pertama kali terdeteksi di ruang mesin kapal yang kemudian menyebar dengan cepat dan tidak terkendali.

Saat itu seluruh awak kapal sebanyak 39 orang berhasil diselamatkan setelah upaya pengendalian kebocoran dan menstabilkan kapal tidak berhasil.

Fokus utama TLDM selanjutnya adalah melakukan operasi penyelamatan kapal, sekaligus membentuk badan investigasi guna mengetahui penyebab kejadian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Hasil Liga Europa: Bournemo...
Olahraga
Madura United Bersuka Cita ...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.