Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU Jabar Sebut Empat Partai Konfirmasi Lisan Mendaftar pada 29 Agustus

📅 Kamis, 29 Agu 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU Jabar Sebut Empat Partai Konfirmasi Lisan Mendaftar pada 29 Agustus Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat Ummi Wahyuni memberikan keterangan di Gedung KPU Jabar, Bandung.

Bandung - Komisi Pemilihan Umum Jawa Barat mengungkapkan bahwa sedikitnya ada empat partai yang mengkonfirmasi secara lisan untuk mendaftarkan calonnya berlaga di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat pada tanggal 29 Agustus 2024 mendatang.

"Sampai sekarang untuk hari kedua ini belum ada yang konfirmasi, tapi untuk besok tanggal 29 Agustus 2024 ada konfirmasi lisan ada dua (pasangan calon) partai yang menginformasikan kemungkinan datang di hari ketiga tanggal 29 Agustus," kata Ketua KPU Jabar Ummi Wahyuni di Bandung, Rabu.

Dua pasangan calon tersebut, kata Ummi, adalah dari PKS dan Nasdem, serta dari PDI Perjuangan dan PKB, namun hal itu disebutkan Ummi baru secara lisan.

"Kita belum bisa memastikan karena belum resmi, karena baru lisan saja yang menghubungi ke kesekretariatan, bukan melalui LO gitu," ucapnya.

Dengan kemungkinan padatnya proses pendaftaran pada tanggal 29 Agustus 2024, KPU Jabar mengaku telah melakukan komunikasi intensif dengan pihak-pihak yang berkepentingan sejak Selasa (27/8) malam agar tak jadi penumpukan.

"Walaupun hari terakhir sampai jam 23.59 pendaftarannya, tapi kan tetap harus diatur. Karena kan hari pertama saja ada satu calon yakni Dedi-Erwan lumayan crowded," ucapnya.

Sejauh ini, baru satu calon gubernur dan wakil gubernur Jabar yang telah mendaftar, yakni Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan yang mendaftar di hari pertama tanggal 27 Agustus 2024.

Pasangan ini diusung oleh lima partai yang tergabung dalam koalisi Indonesia Maju (KIM) yakni Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat dan PSI.

Dari lima partai ini, total ada 55 kursi dengan rincian Gerindra 20 kursi dan menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak pada Pileg kemarin, diikuti Golkar dengan 19 kursi, kemudian Demokrat delapan kursi, PAN tujuh kursi dan PSI satu kursi.

Tak cuma itu, sembilan partai non parlemen juga belakangan ikut mendeklarasikan mendukung pasangan ini, di antaranya Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Garuda, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), Partai Ummat, Perindo, PKN, Hanura dan Partai Buruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

48 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.