Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua IKA UNM desak polisi tangkap pelaku perusakan fasilitas kampus

📅 Selasa, 27 Agu 2024, 16:40 WIB | Oleh:
Ketua IKA UNM desak polisi tangkap pelaku perusakan fasilitas kampus Doc: ANTARA FOTO/Hasrul Said
Ket. Petugas keamanan melihat kondisi fasilitas kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) yang dirusak pasca bentrok aksi kawal demokrasi di Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (26/8/2024). Aksi kawal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ambang batas dalam pilkada tersebut berakhir ricuh dengan pihak kepolisian.

Makassar - Ketua Ikatan Almuni (IKA) Universitas Negeri Makassar (UNM) Nurdin Halid mendesak aparat kepolisian menangkap pelaku perusakan fasilitas kampus oleh massa aksi pada Senin, (26/8/) malam di lantai dasar Menara Pinisi, Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Kami tidak bisa menoleransi tindakan yang merusak aset pendidikan. Pihak kepolisian harus bergerak cepat dan profesional mengungkap dalang di balik peristiwa itu," kata Nurdin dalam pernyataan resmi saat merespons kejadian tersebut, di Makassar, Selasa.

Selain itu, Nurdin juga mendorong Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNM untuk mengambil langkah hukum guna menindaklanjuti kejadian itu tidak berulang.

"Jangan biarkan perusakan ini berlalu begitu saja. BEM harus segera menempuh jalur hukum agar keadilan dapat ditegakkan," katanya menekankan.

Nurdin mengimbau kepada seluruh mahasiswa UNM agar tetap menjaga ketenangan dan tidak terprovokasi oleh insiden penyerangan orang-orang yang tidak dikenal merusak fasilitas kampus secara membabi buta.

"Saya meminta kepada seluruh mahasiswa agar tetap tenang, menjaga kampus kita, dan jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah solidaritas kita," katanya lagi.

Perusakan fasilitas kampus ini menambah daftar panjang insiden yang mengancam keamanan di lingkungan pendidikan.

Ia berharap dengan adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum, kejadian serupa tidak akan terulang di masa mendatang.

Sebelumnya, ratusan orang tidak dikenal berhasil masuk ke dalam kampus dan langsung beringas memecahkan kaca serta merusak properti di lantai satu Menara Pinisi. Meski beberapa aparat kepolisian dan keamanan kampus berusaha menghentikan mereka tapi tidak dipedulikan

Penyerangan kampus UNM tersebut setelah polisi membubarkan aksi mahasiswa yang menolak Rancangan Undang-undang Pilkada serta meminta agar proses demokrasi berjalansesuai aturan yang berlaku.

Puluhan mahasiswa diamankan petugas saat pembubaran paksa pada Senin malam. Beberapa mahasiswa digiring petugas karena diduga ikut dalam aksi tersebut karena memblokir jalan protokol serta batas waktu menyampaikan aspirasi sudah selesai pukul 18.00 Wita.

Demonstrasi aksi kawal putusan MK dan menolak RUU Pilkada juga berakhir ricuh di bawah jembatan layang (fly over), di perempatan Jalan Andi Pangeran Pettarani, Makassar pada Senin, 26 Agustus 2024. Satu unit mobil angkutan kota diduga dibakar pengunjukrasa disela aparat membubarkan paksa aksi mereka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.