Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kementerian ESDM Jangkau Wilayah 3T Maluku dengan Membangun PLTS Terpusat

📅 Sabtu, 24 Agu 2024, 21:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kementerian ESDM Jangkau Wilayah 3T Maluku dengan Membangun PLTS Terpusat Doc: ANTARA/ Penina F Mayaut
Ket. Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Said Latupono.

Ambon - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) menjangkau wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terpusat di Provinsi Maluku.

"PLTS terpusat dibangun di Kota Tual yaitu Desa Mangur Niela dan Tiflean Kecamatan Kur Selatan, dan Desa Ujir Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru," kata Kepala Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku Said Latupono.

"Pembangunan PLTS terpusat dengan total kapasitas 99 kilowatt peak (kWp), saat ini dalam proses pembangunan yang bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2024," kata Said Latupono di Ambon, Sabtu.

Ia mengatakan PLTS terpusat di Kota Tual kan dibangun di Desa Neila dan Desa Tiflean (Pulau Mangur), Kecamatan Kur Selatan, dengan jumlah rumah warga sebanyak 140 rumah.

Jaringan yang akan dibangun dengan panjang 5.720 meter, dan luas potensi area PLTS adalah, 2 500 meter dan kapasitas 39,6 KWp.

Sementara di Kabupaten Kepulauan Aru, PLTS terpusat dibangun di Desa Ujir, Kecamatan Pulau Aru, dengan jumlah rumah warga sebanyak 168 dengan kapasitas 59,4 KWP.

Ia menjelaskan pembangunan PLTS di wilayah 3T di Maluku merupakan program yang sementara dijalankan pemerintah dalam upaya meningkatkan pemerataan akses energi kepada masyarakat.

"Pemerintah terus berkomitmen untuk menyediakan akses energi yang merata bagi seluruh masyarakat khususnya di daerah 3T yang belum terlistriki, " katanya.

Sebelumnya pembangunan PLTS terpusat juga telah dilakukan di provinsi Maluku sejak tahun 2012 hingga 2023 mengguncang dana APBN dan DAK Provinsi Maluku.

Tahun 2021 PLTS terpusat dibangun desa Watmasa kecamatan Wuarlabobar Kabupaten Kepulauan Tanimbar (JKT) dengan kapasitas 15 KWp, tahun 2016 di desa Lelinguan kecamatan Tanimbar Utara, JKT kapasitas 75 KWp.

Tahun 2018 dibangun di Desa Batu Merah Kecamatan Damer Kabupaten Maluku Barat Daya (MBC) kapasitas 30 KWp menggunakan Dana Alokask Khusus (DAK) Provinsi Maluku, dan tahun 2023 dibangun di dua desa yaitu Kolaha Kecamatan Sir- Sir dan Desa Waria Kecamatan Aru Utara Timur Kabupaten Kapulauan Aru dengan total kapasitas 92,8 Kwp.

Ia menambahkan, pembangunan PLTS juga dilakukan PT PLN persero yang bertugas untuk melistriki, tetapi terkendala luasnya wilayah Indonesia.

"Masyarakat harus menikmati akses listrik, tidak boleh lagi dibiarkan gelap gulita, karena itu negara hadir dalam bentuk menyediakan listrik khususnya di wilayah 3T, " kata Said.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.