Bank Pembangunan Tiongkok Terbitkan Obligasi Hijau 1,7 Miliar Dolar AS
Sabtu, 24 Agu 2024, 00:11 WIBBeijing - Bank Pembangunan Tiongkok (Tiongkok Development Bank/CDB) berhasil menerbitkan obligasi keuangan hijau (green financial bond) bertenor tiga tahun senilai12 miliar yuan (1 yuan = Rp2.165) atau sekitar 1,7 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.456) dengan tingkat penerbitan (issuance rate) sebesar 1,63 persen, yang menarik minat banyak investor.
CDB kini mencatatkan total kumulatif sebesar 189 miliar yuan dalam hal penerbitan obligasi keuangan hijau, yang menandai penguatan komitmennya terhadap keuangan yang berkelanjutan.
Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi terbaru itu dialokasikan untuk berbagai proyek penting di bidang konservasi energi, perlindungan lingkungan, energi bersih, dan infrastruktur hijau.
Bank itu berharap proyek-proyek yang didanai tersebut akan memberikan kontribusi substansial terhadap pencapaian target lingkungan hidup yakni memangkas emisi karbon dioksida sekitar 697.200 ton dan menghemat 308.900 ton batu bara standar setiap tahunnya.
Penawaran obligasi ini menarik minat yang kuat dari berbagai investor domestik dan internasional, yang menghasilkan 3,8 kelipatan pembelian.
Antara Januari dan Mei 2024, CDB telah menyalurkan pinjaman hijau yang melampaui angka 200 miliar yuan. Angka itu menunjukkan tingkat pertumbuhan pinjaman yang melebihi ekspansi pinjaman bank itu secara keseluruhan.
Hingga akhir Juni 2024, nilai kumulatif dari penerbitan obligasi hijau dengan label di pasar domestik Tiongkok mencapai 3,74 triliun yuan, dengan skalaoutstandingtercatat 2,04 triliun yuan, menurut penyedia data keuangan Wind.
Obligasi hijau dengan labelmerupakan obligasi yang mengalokasikan dana untuk proyek-proyek iklim atau lingkungan dan telah dilabeli "hijau" oleh pihak penerbitnya.
Berita Terkait:
-
Lidah Warga Tiongkok Mulai Jatuh Hati pada Makanan Olahan RI
-
Antonelli Tak Terbendung, Cetak Empat Kemenangan Beruntun dan Ukir Sejarah F1
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
-
Menteri ESDM Sebut Diversifikasi Energi Penting saat Pasokan Global Tak Menentu
-
Jakarta Perkuat Jejaring dengan Kota-kota dunia
-
Trump Ingin Tiongkok Belanja Lebih Banyak Energi dari AS
-
Tiongkok Gelar "Operasi Khusus" di Dekat Taiwan, Terusik dengan Pertemuan Jepang-Filipina
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.