Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyelundupan Ganja Enam Kilogram di Manokwari Digagalkan Polisi

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 16:59 WIB | Oleh:
Penyelundupan Ganja Enam Kilogram di Manokwari Digagalkan Polisi Doc: ANTARA/Fransiskus Salu Weking
Ket. Polresta Manokwari menggelar konferensi pers pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja sebanyak 6 kilogram di Manokwari, Papua Barat, Jumat.

MANOKWARI - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Manokwari, Papua Barat, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis ganja sebanyak enam kilogram menggunakan salah satu maskapai penerbangan.

Kepala Polresta Kombes Pol Rivadin Benny Simangunsong di Manokwari, Kamis, mengatakan narkotika tersebut dibawa oleh tersangka GB dari Jayapura (Papua) pada 21 Agustus 2024 pukul 08.30 WIT.

"Tersangka GB kami tangkap saat tiba di Bandara Rendani Manokwari dengan barang bukti 6 kilogram. Ini tangkapan cukup besar," kata Rivadin.

Menurut dia, penyelundupan ganja menggunakan transportasi udara merupakan modus baru, dan kuat dugaan keterlibatan pihak lain untuk meloloskan barang haram tersebut.

Kepolisian masih melakukan pengembangan terhadap kasus dimaksud, guna mengungkap lebih detail jaringan penyelundupan ganja 6 kilogram dari Jayapura ke Manokwari.

"Kami tidak mau menuduh, tapi ini bisa saja (ada pemufakatan) karena tidak mungkin ganja ini lolos dari pemeriksaan x-ray," kata Rivadin.

Kepala Satnarkoba Polresta Manokwari Iptu Alip Utama menjelaskan, barang bukti ganja 6 kilogram dibagi dalam empat paket plastik bening berukuran besar yang kemudian disimpan dalam satu karton besar.

Paket pertama berisi 293 bungkus ganja siap edar, paket kedua ada 19 bungkus, paket ketiga ada 4 bungkus, dan paket keempat adalah paket paling panjang tanpa kemasan seperti tiga paket lainnya.

"Waktu penangkapan, tersangka GB ada bersama tiga rekannya dan kami sudah periksa ketiga orang itu dengan status sebagai saksi," kata Alip.

Tindakan GB, kata dia, menyalahi Pasal 4 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp8 miliar.

Kepolisian terus meningkatkan pengawasan melalui peran kolaborasi dengan instansi terkait lainnya, dengan tujuan mengoptimalkan pengawasan terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Manokwari.

"Peredaran narkotika jenis ganja ini lebih banyak berasal dari PNG melalui Jayapura kemudian ke Manokwari bahkan sampai Sorong (Papua Barat Daya)," ujar Alip.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.