Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembuat Vaksin Mpox Dapat Pesanan dari Eropa 440.000 Dosis

📅 Kamis, 22 Agu 2024, 09:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembuat Vaksin Mpox Dapat Pesanan dari Eropa 440.000 Dosis Doc: NST/Reuters
Ket. Dosis vaksin Imvanex Bavarian Nordic, yang digunakan untuk melindungi terhadap virus mpox, terlihat di pusat vaksinasi kota Edison di Paris.

KOPENHAGEN - Perusahaan farmasi Denmark, Bavarian Nordic, mengatakan pada hari Rabu (21/8), mereka telah menandatangani kontrak untuk memasok 440.000 dosis vaksin mpox ke "negara Eropa yang dirahasiakan".

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) minggu lalu mengumumkan penyebaran cepat jenis mpox baru yang lebih berbahaya, yang dijuluki Clade 1b, sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional -- peringatan tertinggi yang dapat dibunyikan oleh badan PBB tersebut.

Bavarian Nordic mengatakan pesanan tersebut telah diantisipasi dan dimasukkan dalam proyeksi perusahaan untuk tahun ini.

"Pesanan terbaru ini direncanakan sebagai bagian dari panduan awal kami untuk tahun ini, dan dengan demikian, tidak akan memPengaruhi kapasitas yang tersisa yang tersedia untuk mendukung pemerintah dan organisasi dalam menangani Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia yang ditetapkan WHO saat ini untuk mpox," kata Paul Chaplin, CEO Bavarian Nordic, dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan pembuat vaksin itu mengatakan, pihaknya siap memasok hingga 10 juta dosis vaksin yang menargetkan mpox pada akhir tahun 2025.

Badan kesehatan PBB telah menyerukan peningkatan besar dalam produksi vaksin dan mengatakan bahwa kampanye vaksinasi harus menjadi prioritas utama bagi negara-negara yang terkena dampak.

Minggu lalu, badan kesehatan Uni Afrika mengatakan sekitar 200.000 vaksin akan disebarkan di seluruh Afrika, berkat perjanjian dengan UE dan perusahaan farmasi Denmark, yang vaksinnya disetujui pada tahun 2019.

Prancis minggu ini mengumumkan akan menyumbangkan 100.000 dosis vaksin mpox ke negara-negara yang menderita keadaan darurat dan Amerika Serikat mengatakan akan menyumbangkan 50.000 dosis vaksin mpox ke Republik Demokratik Kongo, yang telah melaporkan lebih dari 16.000 kasus dan 500 kematian tahun ini.

Pada tanggal 15 Agustus, Swedia melaporkan kasus Clade 1b pertama yang terkonfirmasi di luar Afrika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.