Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Plt. Ketum Golkar: Mekanisme Dewan Pembina Akan Dibahas di Munas

📅 Selasa, 20 Agu 2024, 14:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Plt. Ketum Golkar: Mekanisme Dewan Pembina Akan Dibahas di Munas Doc: antarafoto
Ket. Plt Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita

JAKARTA - Plt Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa mekanisme jabatan Dewan Pembina Partai Golkar akan dibahas pada Musyawarah Nasional (Munas) XI Partai Golkar yang akan diselenggarakan pada Selasa petang.

Agus mengatakan pada dasarnya posisi dewan-dewan yang ada pada Partai Golkar itu akan dibahas pada Munas karena partai tersebut memiliki struktur dewan pembina, dewan kehormatan, dewan pakar, dewan etik, hingga dewan penasehat.

"Itu sama-sama penting, sama-sama memiliki tugas dan fungsi masing-masing dalam rangka mengawal kesuksesan Partai Golkar," kata Agus usai menutup Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Jakarta, Selasa (20/8).

Adapun dalam Munas juga rencananya beragendakan pemilihan ketua umum definitif dengan kandidat tunggal yakni Bahlil Lahadalia. Menurutnya Bahlil menjadi satu-satunya kandidat yang lolos verifikasi dalam pendaftaran.

"Yang daftar itu Pak Ridwan Hisjam, dan beliau tidak lolos verifikasi, sehingga tidak bisa ditetapkan sebagai calon ketua umum. Saya kira jadi Pak Bahlil itu yang memang satu-satunya," kata dia.

Dia menjelaskan sejauh ini Rapimnas telah menyepakati pengunduran diri Airlangga Hartarto dari posisi Ketua Umum Partai Golkar. Selanjutnya Rapimnas juga menyetujui dirinya menjadi Plt Ketua Umum dan menyepakati penyelenggara Munas yang akan digelar Selasa petang.

Sementara itu, Ketua Pengarah Munas XI Partai Golkar Adies Kadir mengatakan pemilihan dewan pembina nantinya perlu persetujuan peserta Munas dan juga ketua umum terpilih.

Mengenai adanya isu Presiden Joko Widodo yang akan dijadikan sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, menurut dia, semua kemungkinan masih terbuka. Namun sejauh ini, menurut dia, belum ada yang mengusulkan agar Joko Widodo dijadikan sebagai Ketua Dewan Pembina. "Tetap harus ada persetujuan ketua umum terpilih," kata Adies.

Munas tersebut rencananya digelar selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu 20-21 Agustus 2024. Agenda penutupan Munas pada Rabu (21/8) rencananya dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Pemilu 2024 Prabowo Subianto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.