Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semarak, Taman Safari Bogor Gelar Parade Satwa dan Budaya HUT ke-79 RI

📅 Senin, 19 Agu 2024, 13:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semarak, Taman Safari Bogor Gelar Parade Satwa dan Budaya HUT ke-79 RI Doc: Istimewa
Ket. Parade Satwa dan Budaya di Taman Safari Bogor.

BOGOR - Taman Safari Indonesia (TSI) kembali menggelar Parade Satwa dan Budaya memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan RI. Parade dua hari, tanggal 17 dan 18 Agustus 2024, dengan rute sepanjang 2 kilometer di area Taman Safari Bogor disambut antusias oleh ribuan pengunjung.

Direktur Taman Safari Indonesia Jansen Manansang mengatakan, parade ini agenda tahunan yang diselenggarakan untuk menyemarakkan peringatan hari kemerdekaan. Melibatkan ratusan personel yang mempertunjukkan kostum-kostum unik marching band, hingga beragam satwa.

Satwa-satwa yang dilibatkan antara lain elang jawa menyerupai burung garuda, anjing, unta, gajah, lama, ular, dan lain-lain.

"Para pengunjung dapat menyaksikan parade satwa ini dengan berjajar di sepanjang rute yang dilalui rombongan parade, mulai dari area Parkir A, hingga area Parkir F atau berjarak sekitar 1 kilometer," ujar Jansen.

Ia menekankan kepada jajarannya untuk berkomitmen menjadi lembaga konservasi yang menanamkan nilai-nilai patriotisme.

"Kita harus belajar dan mengingat sejarah bahwa keberadaan Taman Safari Indonesia sampai hari ini tidak lepas dari perjuangan dan dukungan dari seluruh masyarakat," kata Jansen.

Dia menjelaskan, Taman Safari Indonesia didirikan oleh Hadi Manansang dan istrinya Tuti Manansang saat Indonesia berperang merebut kemerdekaan.

"TSI dilahirkan oleh Pak Hadi dan Ibu Tuti yang merintis lembaga konservasi ini dari nol. Ini sejarah dan jangan sampai dilupakan. Kemudian, TSI tumbuh dan berkembang dengan pesat karena empat hal; kokoh, gigih, konsisten, dan komitmen," ujarnya.

Terpisah, Marcom Manager Taman Safari Bogor Danang Wibowo menjelaskan, parade ini merupakan bagian dari upaya TSI Bogor untuk menggugah kecintaan masyarakat terhadap satwa-satwa di TSI. Selain itu, diharapkan dapat mendongkrak angka kunjungan masyarakat ke TSI Bogor.

"Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Indonesia adalah negara yang kaya budaya, satwa, dan keberagaman, sehingga parade satwa ini bisa menambah suka cita dan kecintaan masyarakat Indonesia akan keanekaragaman satwa," tandas Danang.

Taman Safari Indonesia didirikan tahun 1981 di atas tanah seluas 55 hektare. Tanah ini dulunya merupakan eks tanah perkebunan Cisarua Selatan yang sudah tidak produktif.

Taman Safari Indonesia dibangun oleh tiga bersaudara yang awalnya tergabung dalam grup Oriental Sirkus Indonesia. Mereka adalah Yansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau yang mengawalinya untuk membuat modern zoo.

Dua konsultan dari Jerman dan Amerika diundang untuk membuat modern zoo ini. Hingga akhirnya dibuka pada April 1986 dan diresmikan sebagai obyek wisata nasional tanggal 16 Maret 1990. Awal dibuka, Taman Safari memiliki 400 ekor satwa dari 100 spesies dari 5 benua di dunia. Di antaranya badak, orang utan, harimau, dan lain-lain.

Saat ini, koleksi satwa terus bertambah menjadi 7.000 ekor dari 300 spesies. Terakhir yang paling menggemparkan adalah satwa baru, yaitu sepasang ekor panda yang didatangkan langsung dari Tiongkok.

Taman Safari berkembang tak hanya sebagai pusat konservasi satwa, namun juga dilengkapi sarana edukasi dan rekreasi. Sahabat Satwa juga bisa memberi makan singa, safari malam, safari journey, behind the scene tour, treking, kemah, outbond, dan wisata air terjun.

Sebagai destinasi wisata terbaik di Indonesia, Taman Safari Bogor juga memiliki 24 wahana permainan. Tak hanya di Bogor, Taman Safari ada di beberapa daerah di Indonesia, Taman Safari Prigen, Batang Dolphins Center, dan Bali Safari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.