PBB Puji Indonesia Beri Ruang Kemanusiaan yang Aman di RI
Senin, 19 Agu 2024, 00:05 WIBJAKARTA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Indonesia memuji pemerintah Indonesia yang menyediakan ruang kemanusiaan yang aman agar para pekerjakemanusiaan bisa melakukan pekerjaan mereka dengan aman.
"Kita juga harus memuji ruang kemanusiaan yang aman di Indonesia, yang memungkinkan para aktor kemanusiaan untuk melakukan pekerjaan mereka," kata Kepala Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) di Indonesia, Thandie Mwape, dalam keterangan resmi PBB Indonesia, Minggu (18/8).
Seperti dikutip dari Antara, Mwape mengatakan hal tersebut menambah suara untuk menuntut pertanggungjawaban dan bersatu melindungi pekerjaan kemanusiaan yang melindungi orang lain.
Menjelang Hari Kemanusiaan Sedunia yang jatuh pada 19 Agustus, PBB menyerukan tindakan mendesak untuk melindungi pekerja bantuan dan warga sipil yang terjebak di zona konflik.
Basis Data Keamanan Pekerja Bantuan (Aid Worker Security Database) melaporkan sebanyak 280 pekerja bantuan tewas akibat kekerasan selama 2023. Angka tersebut mewakili peningkatan 137 persen dari 2022, di mana 118 pekerja bantuan kehilangan nyawa.
"Normalisasi kekerasan terhadap pekerja bantuan tidak dapat diterima dan tidak bermoral. Hal ini mengancam fondasi kerja kemanusiaan itu sendiri dan merusak kemampuan kita untuk menjangkau mereka yang sangat membutuhkan," kata Mwape.
Sementara itu, PBB menyebutkan lebih dari 250 pekerja kemanusiaan tewas dalam konflik yang sedang berlangsung di Gaza sejak Oktober 2023.
Mwape menegaskan setiap serangan terhadap pekerja bantuan adalah serangan terhadap kemanusiaan itu sendiri.
"Sangat penting semua pihak yang terlibat dalam konflik menghormati hukum humaniter internasional dan menuntut pertanggungjawaban para pelaku atas tindakan mereka," tambah Mwape.
Hari Kemanusiaan Sedunia 2024 ditandai dengan kampanye digital global dengan tagar #BeraksiUntukKemanusiaan.
Kampanye yang dipromosikan melalui saluran media sosial PBB di Indonesia tersebut menggalang dukungan publik dan mendesak para pemangku kekuasaan untuk menegakkan norma-norma yang melindungi kemanusiaan.
PBB di Indonesia bekerja sama dengan organisasi kemanusiaan mengadakan "Malam Kemanusiaan" di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu di Jakarta pada Minggu. Acara tersebut mengundang sekitar 1.500 peserta, termasuk pekerja bantuan, perwakilan pemerintah dan masyarakat umum.
Malam solidaritas tersebut menyoroti dampak buruk dari konflik bersenjata terhadap pekerja bantuan dan warga sipil, sambil merayakan ketahanan dan dedikasi mereka yang terus melayani meski ada risiko.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Plt Bupati: Warga Bekasi Diingatkan Pakai Masker untuk Cegah Wabah Super Flu
-
Hotel Ciputra Jakarta Resmi Menerima Sertifikasi Chinese Friendly Hotel dari Ctrip
-
Kim Woo Bin dan Shin Min Ah Resmi Menikah Setelah 10 Tahun Berpacaran
-
Kakorlantas Ucapkan Belasungkawa bagi Personel Gugur saat Operasi Ketupat 2026
-
PBB Sampaikan Belasungkawa bagi Korban Banjir di 4 Negara Asia
-
Mengkhawatirkan! Ekspor Makanan Laut Vietnam Anjlok
-
Menhan AS: Operasi Militer ke Suriah Balas Serangan ISIS
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.