Tiongkok Perketat Kontrol Perbatasan untuk Cegah Masuknya Mpox

Minggu, 18 Agu 2024, 02:30 WIB

Ankara - Otoritas Tiongkok telah memperkatat kontrol perbatasannya untuk mencegah virus mpox memasuki negara tersebut, sebagaimana dilaporkan media pemerintah CGTN pada Sabtu.

Administrasi Umum Bea Cukai negara tersebut mengumumkan langkah-langkah pengawasan yang lebih ketat terhadap orang dan barang yang datang dari daerah yang terkena dampak mpox.

Ket. Foto: Ilustrasi - Cacar monyet atau Mpox. — Sumber: ANTARA/Shutterstock

Semua wisatawan yang mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, nyeri otot, atau ruam diharuskan melaporkan kondisinya saat masuk. Langkah-langkah tersebut akan diberlakukan selama enam bulan.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa CDC) pada Selasa mendeklarasikan wabah mpox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat untuk keamanan kontinental.

Keesokan harinya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendeklarasikan situasi mpox sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

Sejak awal 2024, lebih dari 12 negara Afrika telah melaporkan mpox dengan Republik Demokratik Kongo menyumbang lebih dari 90 persen kasus yang dilaporkan.

Seseorang yang terinfeksi mpox mengalami gejala dalam dua hingga 19 hari setelah terpapar, menurut para profesional kesehatan. Menurut WHO, mpox menyebabkan ruam dan gejala seperti flu.

Mpox yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet merupakan penyakit virus yang dapat menyebar melalui kontak dekat serta melalui bahan yang terkontaminasi seperti seprai, pakaian, dan jarum suntik, menurut WHO.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.