Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berawal dari Informasi Ini, Polda Kalbar Tangkap Enam Pelaku Bawa 19 Kilogram Sabu dari Malaysia

📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berawal dari Informasi Ini, Polda Kalbar Tangkap Enam Pelaku Bawa 19 Kilogram Sabu dari Malaysia Doc: ANTARA/HO-Jessica Helena Wuysang
Ket. Direktur Resnarkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Thelly Iskandar Muda (kedua kanan), Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Raden Petit (ketiga kanan), Kasi Penindakan I Kanwil Bea Cukai Kalbagbar Wahyu Widhi (kanan), Kabid Pemberantasan BNNP Kalbar Murjatmo Edi (kedua kiri) dan Kasi Teroris dan Lintas Negara Kejati Kalbar Jumriadi Usman (kiri) memperlihatkan barang bukti sabu dan ekstasi hasil tangkapan saat pemusnahan di Direktorat Resrnarkoba Polda Kalbar, Jumat (16/8/2024).

Pontianak - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) berhasil menangkap enam pelaku yang diduga terlibat dalam jaringan narkoba internasional, dengan barang bukti 19,9 kilogram sabu dan 22.228 butir ekstasi.

"Operasi ini mengungkap hubungan erat antara para pelaku dengan sindikat narkotika Fredy Pratama yang beroperasi di tingkat internasional," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol.Raden Petit Wijaya di Pontianak, Jumat.

Dia menjelaskan, penangkapan ini bermula dari informasi yang diterima polisi pada Sabtu (20/7/2024) mengenai penyelundupan narkotika dari Malaysia melalui perbatasan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang. Berdasarkan informasi tersebut, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalbar segera melakukan penyelidikan intensif yang mengarah kepada empat kurir, yakni MK, ML, JK, dan YM.

Pada Rabu (31/7/2024), tim Ditresnarkoba berhasil menangkap keempat kurir tersebut di Pontianak. Mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda, termasuk di basement Hotel Aston Pontianak dan Ayani Mega Mall, dengan barang bukti berupa sabu dan ekstasi yang disembunyikan di dalam tas ransel.

"Dari hasil penggeledahan, kami menemukan 19,9 kilogram sabu dan lebih dari 22.000 butir ekstasi," tuturnya.

Pengembangan kasus ini membawa polisi kepada dua tersangka lainnya. HB ditangkap di parkiran A Yani Mega Mall saat sedang memindahkan tiga tas berisi narkotika.

Sementara itu, YD ditangkap di Bandung, dan diduga sebagai orang yang menginstruksikan HB untuk mengambil barang tersebut di Pontianak. Rencananya, narkotika tersebut akan dibawa ke Bandung untuk diedarkan di berbagai tempat hiburan malam.

"Mereka telah melakukan pengiriman sebanyak tiga kali," katanya.

Investigasi lebih lanjut mengungkap bahwa jaringan ini menggunakan aplikasi khusus untuk berkomunikasi dan memiliki keterkaitan dengan jaringan internasional Fredy Pratama. Selain itu, Polda Kalbar juga telah membekukan puluhan rekening yang diduga digunakan oleh jaringan ini untuk mendukung operasi mereka.

"Kasus ini masih terus dikembangkan di beberapa provinsi lain, termasuk Sumatra Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur, guna mengungkap lebih jauh jaringan distribusi narkotika yang melibatkan sindikat internasional ini," kata Petit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.