Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Gaet Swasta Beri Sertifikasi Mahasiswa di Bidang 'cloud'

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 21:59 WIB | Oleh:
Pemerintah Gaet Swasta Beri Sertifikasi Mahasiswa di Bidang 'cloud' Doc: antara
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggaet perusahaan teknologi swasta terkemuka bertaraf global untuk dapat memfasilitasi sertifikasi keterampilan mahasiswa di bidang komputasi awan ataucloud.

Tidak hanya sertifikasi, melalui kolaborasi tersebut nantinya para mahasiswa yang terpilih bisa mendapatkan pelatihan sehingga bisa mengasah kemampuannya sebagai talenta digital.

"Pembelajarancloudini akan membekali mahasiswa yang baru memasuki industri dengan keterampilancloudpraktis dan sesuai kebutuhan industri dan pasar kerja berbasis teknologi saat ini," kata Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria di Jakarta, Kamis.

Sebagai tahap awal kolaborasi ini akan melibatkan 21 perguruan tinggi di Indonesia baik dari perguruan tinggi swasta maupun perguruan tinggi negeri.

Targetnya mahasiswa yang menerima fasilitasi ini bisa menjadi tenaga tingkat pemula yang ahli dalam keterampilan di bidang kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) generatif, analisis data, keamanan siber, dan teknikcloud.

Nezar mengatakan hadirnya program sejenis mampu mendongkrak jumlah talenta digital terutama tenaga kerjacloudterampil yang diperlukan untuk mempercepat transformasi digital nasional.

Langkah ini juga dinilai Nezar sejalan dengan Visi Indonesia Digital (VID) 2024 yang menjadi strategi untuk memperkuat ekosistem digital nasional.

"Sebagai permulaan, inisiatif ini bertujuan untuk memberikan manfaat kepada 8.500 mahasiswa selama 12 bulan ke depan, dengan rencana perluasan untuk menjangkau lebih banyak mahasiswa baik di wilayah metropolitan maupun non-metropolitan," katanya.

Adapun perusahaan teknologi yang terlibat dalam kolaborasi ini ialah Google yang mewujudkan kerja sama ini dengan program bernama Google Cloud Career (GCC) Launchpad.

Program yang diselenggarakan tanpa memungut biaya ini nantinya menghadirkan sertifikasi pada enam keterampilan di antaranyaCloud Computing Foundations, Cloud Engineering, Cloud Data Analytics, Cloud Cybersecurity,Badge Cloud Digital Leader SkillsdanBadge Generative AI (Gen AI) skills.

Lebih lanjut, program ini akan terintegrasi dengan platform yang dikembangkan Kemenkominfo yaitu Digital Talent Scholarship dan Diploy sehingga peserta yang terpilih nantinya bisa mengikuti pelatihan hingga mendapatkan lowongan magang dan kerja di perusahaan terkemuka lewat platform tersebut.

Country Director Indonesia, Google Cloud Fanly Tanto menyatakan inisiatif ini memungkinkan mahasiswa dari 21 institusi pendidikan tinggi memperoleh kredensial Google Cloud yang membuka peluang kerja dan termasuk dalam sertifikasi IT dengan bayaran tertinggi secara global.

"Kami berharap dapat melibatkan lebih banyak institusi pendidikan tinggi, lembaga pemerintah, dan organisasi nirlaba ke dalam inisiatif ini untuk membangun ekosistem talenta berbasis keterampilan yang lebih adil dan inklusif," kata Fanly.

Program GCC Launchpad tersedia mulai September 2024 melalui platform Digital Talent Scholarship yang dikelola oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Kominfo.

Untuk saat ini, baru mahasiswa dari 21 perguruan tinggi yang bisa mendaftar antara lain Universitas Islam Negeri Alauddin (UIN Alauddin); Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UINAR); Institut Teknologi Bandung (ITB); Politeknik Banjarmasin (POLIBAN); Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Patria (STMIK Bina Patria); Universitas Binus ; Universitas Darul 'Ulum (UNDAR); Universitas PGRI Indraprasta (UNINDRA); Politeknik Jambi (POLJAM); Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED); Universitas Lambung Mangkurat (ULM); Universitas Padjadjaran (UNPAD); Universitas Presiden ; Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW); Universitas Sebelas Maret (UNS); Universitas Syiah Kuala (USK); Universitas Telkom ; Universitas Tidar (UNTIDAR); Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG); Universitas Indonesia (UI); dan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.