- Home
-
- Luar Negeri
-
- Karhutla Sebabkan Emisi CO...
Karhutla Sebabkan Emisi CO2 Besar pada 2023-2024
Kamis, 15 Agu 2024, 02:25 WIBPARIS - Kebakaran hutan yang semakin sering dan intens akibat perubahan iklim telah melepaskan sejumlah besar CO2 ke udara pada tahun 2023-2024, menurut laporan tahunan pertama yang diterbitkan pada Rabu (14/8).
Kebakaran di kawasan alami tercatat menyebabkan 8,6 miliar ton emisi CO2 di seluruh dunia antara Maret 2023 dan Februari 2024, naik 16 persen di atas rata-rata.
"Hanya musim kebakaran yang relatif tenang di sabana Afrika yang mencegah musim 2023-2024 memecahkan rekor baru emisi CO2 di tingkat global," ungkap salah satu kesimpulan sebuah laporan terbaru yang diberi judul State of Wildfires yang diterbitkan dalam jurnal Earth System Science Data.
Penulis laporan tersebut menyimpulkan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan kondisi cuaca yang mendukung terjadinya kebakaran menjadi lebih mungkin terjadi. Mereka menemukan bahwa pengaruh manusia telah meningkatkan setidaknya 20 kali lipat kemungkinan kondisi cuaca yang mendukung terjadinya kebakaran di Amazon bagian barat. SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
17 Pelaku Karhutla Ditangkap, Polda Riau Tegas Berantas Pembakaran Lahan
-
Rupiah Hari Ini Terseret Sentimen Risk-Off Dunia, Efek Penguatan Dolar dan Kenaikan Imbal Hasil US Treasury
-
Rancangan Pergub tentang Pengendalian Karhutla Lewat Kearifan Lokal
-
Teladani Rahmi Hatta: Menteri PPPA dan Meutia Hatta Tekankan Peran Ibu dalam Pemberdayaan Perempuan
-
Pada Masa Mudik dan Balik Angleb Mendatang, Berikut Pengaturan Lalin
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Masjid dan RT/RW Lindungi Pekerja Informal
-
Brigade Siapkan Pengawalan di Tiga Titik Jalur Pendakian Gunung Dempo
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.