KAI Daop 1 Jakarta Ingatkan Masyarakat Tak Bahayakan Perjalanan KA
Kamis, 15 Agu 2024, 00:08 WIBJakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat membahayakan perjalanan kereta api (KA).
Misalnya, membunyikan peluit menyerupai tanda keberangkatan KA atau Semboyan 41 (S.41) seperti yang dilakukan oleh seorang anak di Stasiun Jatinegara, Jakarta, Senin (12/8). Tindakannya itu terekam dalam sebuah video yang diunggah oleh temannya dan kini viral di media sosial.
"Hal ini sangat membahayakan terhadap keamanan dan keselamatan kereta api, karena dapat terjadi miskomunikasi dan kejadian hal-hal yang tidak diinginkan," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko di Jakarta, Rabu.
Ia menyatakan bahwa tindakan membunyikan peluit yang menyerupai Semboyan 41 (S.41) tanpa hak adalah tindakan yang sangat tidak pantas dan berpotensi membahayakan keamanan serta keselamatan perjalanan kereta api.
Hal tersebut dikarenakan S.41 adalah semboyan yang menandakan perintah berangkat kepada masinis setelah kondektur mendapat izin dari Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), dan hanya boleh dilakukan oleh petugas yang berwenang.
Ixfan menuturkan bahwa jika hal tersebut dilakukan oleh sembarang orang, maka kereta bisa saja berangkat tanpa adanya komando resmi.
Meskipun begitu, ia menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir atas tindakan tak bertanggung jawab tersebut karena sistem pengamanan dan regulasi perjalanan kereta api sudah disusun berlapis.
Ia menuturkan bahwa setiap kereta api yang akan berangkat harus melewati beberapa tahap pengamanan melalui sinyal, kode, atau semboyan yang telah ditetapkan.
Jika terdapat hal yang mencurigakan, petugas akan memastikan kembali apakah sinyal, kode, atau semboyan yang ada telah sesuai sebelum menjalankan kereta api.
"Petugas akan mengambil tindakan yang paling aman, termasuk tidak menjalankan kereta apinya jika ada keraguan atau dianggap berbahaya," imbuh Ixfan.
Sementara itu, untuk mencegah perbuatan serupa terulang kembali, KAI akan mengedukasi anak-anak yang terlibat dalam video viral tersebut serta melakukan sosialisasi tentang keselamatan perjalanan kereta api di sekolah-sekolah mereka.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Fenomena Karst Goa Halo Tabung di Berau jadi Wahana Wisata dan Edukasi Geologi
-
Messi Dibungkam, Argentina Kehabisan Keajaiban saat Takluk dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026
-
Libur Panjang Maulid Nabi, KAI Bandung Sediakan 60.717 Tiket Antisipasi Lonjakan Penumpang
-
Wacana Piala Dunia 64 Tim Berpotensi Mengubah Peta Industri Bisnis Sepak Bola Global
-
Waspada Oli Palsu! Kenali Ciri-cirinya Agar Tak Salah Beli saat Harga Melonjak
-
Perkuat Pertahanan, PSIM Rekrut Ahmad Agung
-
KAI Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.