Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Simulasi Pengamanan Pilkada

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 03:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bogor Simulasi Pengamanan Pilkada Doc: ANTARA/HO-Polresta Bogor Kota
Ket. Polresta Bogor Kota menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota dalam menghadapi penyelenggaraan Pilkada 2024 di Mapolresta Bogor Kota, Rabu (14/8).

BOGOR - Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi penyelenggaraan Pilkada 2024, diadakan simulasi sistem pengamanan (sispam) di Mapolresta Bogor Kota, Rabu. "Simulasi sispam digelar bersama TNI, Brimob, dan Satpol PP," jelas Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Rabu.

Dia menjelaskan, simulasi pengamanan mengikuti urutan rangkaian pilkada mulai dari pendaftaran, kampanye, penyaluran logistik, masa tenang, masa pungut, hitung suara, dan pascapemungutan. Bismo menuturkan, kegiatan ini menunjukkan kesiapan jajaran petugas gabungan dalam menghadapi Pilkada Serentak 2024.

Mereka menunjukkan beberapa kasus kerawanan yang berpotensi menimbulkan kericuhan selama rangkaian pilkada. Kalau berkaca pengalaman pilpres kemarin, ada gugatan. Maka, penting melaksanakan tugas secara profesional guna memperkecil masalah di kemudian hari.

Bismo menyebutkan, dalam Pilkada 2024, Polresta Bogor Kota menyiapkan 5.000 personel gabungan untuk mengawal seluruh tahapan dan tempat-tempat yang berkaitan dengan pilkada. Ini mulai dari tempat pemungutan suara, Kantor Komisi Pemilihan Umum, dan Bawaslu.

"Semoga situasi Kota Bogor aman dan kondusif," tandasnya. Dia juga menyiapkan cipta kondisi dengan berazia knalpot brong, miras, obat terlarang, dan narkoba. Kepada para pendukung, dia minta mempersiapkan komunikasi yang baik menjaga Kota Bogor.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bogor Muhammad Habibi Zaenal Arifin mengatakan, simulasi sispam yang digelar Polresta Bogor Kota ini sangat bermanfaat bagi penyelenggaraan pilkada. Dengan adanya simulasi dia berharap situasi dan kondisi bisa kondusif. Dia juga minta para pendukung atau simpatisan mampu menjaga kondusivitas.

Kotak kosong tidak baik bagi demokrasi. Tradisi berdemokrasi yang sehat harus tetap dijaga. Maka, harus dijaga jangan sampai hanya ada satu calon. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.