Jepang Terus Berlakukan Peringatan Gempa Dahsyat

Rabu, 14 Agu 2024, 02:16 WIB

TOKYO - Peringatan gempa dahsyat dari Badan Meteorologi Jepang masih berlaku lima hari setelah dikeluarkan. Pejabat badan tersebut mengatakan mereka belum melihat adanya perubahan tidak teratur di kerak Bumi, tempat guncangan diperkirakan akan terjadi.

Badan tersebut mengeluarkan peringatan pada Kamis (8/8) lalu setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Miyazaki di Jepang selatan. Gempa tersebut memicu tsunami yang mencapai kawasan Kyushu dan Shikoku, termasuk tsunami setinggi 50 sentimeter di Kota Miyazaki. Para pejabat mengatakan adanya kemungkinan lebih tinggi terjadinya gempa besar di sepanjang Palung Nankai, yang membentang dari Prefektur Shizuoka di sebelah barat Tokyo hingga ke ujung selatan Kyushu.

Ket. Foto: Peringatan Gempa l Seorang pejabat dari Badan Meteorologi Jepang sedang membahas terjadinya gempa dahsyat di Prefektur Miyazaki, Tokyo, pada Kamis (8/8) lalu. Hingga Selasa (13/8), Badan Meteorologi Jepang masih berlakukan peringatan gempa dahsyat. — Sumber: The Yomiuri Shimbun

Gempa hari Kamis mencatat intensitas maksimum 6 lemah pada skala Jepang dari 0 hingga 7 di Kota Nichinan. Intensitas 5 kuat tercatat di sejumlah area Prefektur Miyazaki dan Prefektur Kagoshima di dekatnya.

"Badan tersebut mengatakan peringatan yang dikeluarkannya bukan berarti bahwa gempa pasti akan terjadi dalam jangka waktu tertentu. Namun, badan tersebut telah meminta 707 pemerintah kota di 29 prefektur, yang membentang dari sekitar Tokyo di timur hingga Okinawa di selatan, untuk bersiap menghadapi kemungkinan bencana," lapor kantor berita NHK, Selasa (13/8).

Pihak berwenang mengatakan masyarakat harus memastikan perabotan rumah tangga seaman mungkin serta mencari tahu lokasi tempat evakuasi terdekat. Rumah tangga dengan anak kecil, orang lanjut usia, dan penyandang disabilitas disarankan untuk mempertimbangkan evakuasi sukarela. SB/NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Viral Video Erupsi Gunung Semeru Ternyata Hoaks, Pemkab Lumajang Beri Penjelasan.

Penerbangan Perdana SalamAir Muscat-Medan Resmi Dibuka, Dongkrak Wisatawan Mancanegara ke Indonesia.

Kajian Kemendukbangga: Ketahanan Keluarga Jadi Kunci Cegah Keinginan Bunuh Diri pada Anak dan Remaja

Museum Pos Indonesia Didorong Jadi Destinasi Edukasi Modern bagi Generasi Muda

Rosiade Padel Tournament Series-2 Digelar, Diikuti Ratusan Peserta Pria, Wanita dan Anak-Anak

Penerbangan Langsung Muscat-Medan Resmi Dibuka, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan Timur Tengah ke Danau Toba

Maroko Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 usai Libas Kanada 3-0, Ounahi Jadi Bintang Kemenangan

Putin Klaim Zona Penyangga Rusia Berjalan Sesuai Rencana di Tengah Serangan Drone Ukraina

Ribuan Suporter Paraguay Padati Philadelphia Jelang Duel Sengit Kontra Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026

Kemenpar Dukung Percepatan Sekolah Rakyat, Sediakan Lahan Poltekpar NHI Bandung untuk Pendidikan Anak Miskin

Imbas Marathon Hari Ini! Cek Rekayasa Rute Transjakarta

Pawai Kemerdekaan AS di Washington DC Batal karena Suhu Hampir 40° Celcius

Antonelli Gagalkan Hamilton Menang di Kandang, Perlebar Keunggulan di Puncak Klasemen F1

Duel Langit F-35 AS vs Su-57 Russia, Siapa Pemenangnya?

Djokovic Ukir Rekor Baru di Wimbledon, Sinner Kian Percaya Diri Pertahankan Gelar

Messi Kembali Jadi Penyelamat, Argentina Singkirkan Tanjung Verde Lewat Laga Dramatis

Ke Korea Bersama Asmara Abigail, Joko Anwar Beri Kode Keras Pengabdi Setan 3 akan Habis-habisan Soal Darminah dan Batara sebagai Dalang Sekte Pesugihan Anak

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.