Mengagetkan Modus Baru Ini, Nama Kepala Kemenag Aceh Besar Dicatut OTK untuk Aksi Penipuan

Selasa, 13 Agu 2024, 00:19 WIB

Banda Aceh - Nama dan foto Kepala Kantor Kemenag Aceh Besar, Saifuddin dicatut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan melalui aplikasi WhatsApp, dan menawarkan bantuan fiktif.

"Oknum tersebut diketahui telah mengirimkan pesan WhatsApp ke salah satu pengurus madrasah swasta di Aceh Besar dan menawarkan bantuan fiktif," kata Saifuddin, di Aceh Besar, Senin.

Saifuddin mengatakan, namanya telah disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab, dan hal ini telah merugikan dirinya serta keluarga besar Kemenag Aceh Besar.

"Tadi saya dapat laporan bahwa ada pengurus madrasah yang mendapatkan pesan dari orang yang mengatasnamakan saya. Padahal, saya tidak pernah mengirimkan pesan tersebut," ujarnya.

Dirinya mengingatkan, jika ada pegawai Kemenag Aceh Besar atau masyarakat yang mendapatkan pesan serupa, harap tidak menggubrisnya karena itu murni pesan fiktif.

"Tolong hati-hati dengan chat semacam itu karena saya tidak pernah menawarkan bantuan untuk madrasah atau satuan kerja lainnya lewat chat pribadi," katanya.

Dirinya merasa terkejut ketika menerima pesan berisi tangkapan layar chat WhatsApp pengurus madrasah dan oknum tidak bertanggung jawab tersebut.

Chat tersebut, lanjut dia, berisi penawaran bantuan ke madrasah, di mana oknum itu meminta nomor rekening bank untuk dilakukan transfer bantuan berupa sejumlah uang.

"Ini harus diwaspadai karena akan merugikan orang banyak. Tentu jika ada bantuan kita akan umumkan secara terbuka bukan malah mengirimkan pesan pribadi," katanya.

Oknum tersebut, kata Saifuddin, menggunakan nomor083869637158serta mencantumkan gambar dirinya sebagai foto profil WA. Nomor tersebut bukan miliknya.

"Harap diwaspadai jangan sampai anda menjadi korban penipuan. Sekali lagi kami sampaikan bahwa tidak ada bantuan dari Kemenag Aceh Besar untuk madrasah saat ini," ujarnya.

Saifuddin menyampaikan, saat ini pihaknya masih sedang menelusuri oknum pengirim pesan tersebut.

"Ketika ada yang mencatut nama saya secara tidak bertanggung jawab dan ditakutkan merugikan banyak orang, maka kita harus mengambil langkah-langkah selanjutnya sesuai aturan yang berlaku," demikian Saifuddin.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.