Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karantina Tahan Pengiriman Unggas Berisiko Tularkan Flu Burung

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Karantina Tahan Pengiriman Unggas Berisiko Tularkan Flu Burung Doc: ANTARA/HO-Karantina
Ket. Petugas Karantina saat menahan unggas yang hendak dikirim ke luar Manado, Senin (12/8/2024).

Manado - Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Utara (Sulut) menahan pengiriman unggas yang bisa berisiko tertular flu burung.

Kepala Karantina Sulut I Wayan Kertanegara, di Manado, Senin, mengatakan Karantina Sulawesi Utara melalui Pos Pelayanan Pelabuhan Manado kembali tahan dan amankan sejumlah ekor ayam yang hendak dibawa ke Maluku Utara secara ilegal.

"Unggas tersebut tidak memiliki sertifikat karantina dari daerah asal sehingga beresiko menularkan penyakit, seperti flu burung," kata Wayan.

Wayan Kertanegara akan segera mengambil langkah strategis bersama tim Penegakan Hukum (Gakkum) untuk mencegah adanya pelanggaran serupa di area pelabuhan ataupun bandara.

Wayan menegaskan bahwa mengirim ayam ataupun komoditas lainnya secara ilegal sangatlah berbahaya karena beresiko menularkan penyakit antar area.

"Ayam yang belum melewati pemeriksaan karantina dikhawatirkan dapat membawa ancaman flu burung ke daerah tujuan," katanya.

Oleh karenanya, Wayan mengimbau masyarakat untuk selalu taat lapor karantina untuk sama-sama jaga NKRI dari ancaman hama dan penyakit.

Menurut keterangan Dokter Hewan Karantina Nathalia, unggas tersebut berhasil ditemukan dalam kapal motor Permata Obi yang akan berlayar dengan rute Manado-Ternate.

Setelah berhasil menahan ayam-ayam tersebut, tim kemudian mengamankan barang bukti dan memanggil pemilik barang untuk meminta keterangan lebih lanjut.

Ketua Tim Karantina Hewan Setyawan Pramularsih menjelaskan bahwa selama dimintai keterangan, pemilik ayam mengaku belum mengetahui adanya aturan karantina khususnya aturan tentang prosedur pengiriman ayam antar area.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.