Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Liu Huanhua Bawa China Kembali Dulang Emas dari Angkat Besi

📅 Minggu, 11 Agu 2024, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Liu Huanhua Bawa China Kembali Dulang Emas dari Angkat Besi Doc: antarafoto
Ket. Liu Huanhua

PARIS - Lifter China Liu Huanhua harus menambah berat badan sebelum menjuarai kelas 102kg putra Olimpiade Paris 2024, yang merupakan kelas baru yang dilombakan dalam angkat besi.

Liu mengangkat total angkatan 406 kg, atau kurang 7 kg dari rekor dunianya sendiri dalam kelas itu.

Setelah itu ia menjelaskan bagaimana dia harus menjejalkan banyak hal ke dalam perutnya agar bisa berlomba dalam kelas itu, karena sebelumnya dia biasa berkompetisi dalam kelas 81kg.

Atlet Uzbeksitan Akbar Djuraev finis 2 kg di belakang Liu, sedangkan lifter Belarus Yauheni Tsikhantsou yang tampil di Paris sebagai atlet netral, meraih medali perunggu.

Kemenangan Liu adalah medali emas angkat besi keempat China dalam Olimpiade Paris, yang mengukuhkan dominasi mereka dalam cabang olahraga ini.

Liu mengaku terpaksa menyesuaikan diri ketika kelas 81 kg dihapuskan setelah Paris 2024 memangkas jumlah kategori angkat besi menjadi 10 kelas.

"Awalnya nyaman karena saya menyantap banyak makanan. Dulu saya takut makan banyak," kata Liu berseloroh, seperti dikutip AFP pada Minggu.

"Berat badan saya naik hingga 98 kg, lalu berhenti. Saya harus menjejali perut saya dengan banyak makanan. Lemak di perut saya berlipat, sampai saya harus meningkatkan latihan kardio, banyak berlari dan bersepeda. Itu sungguh siksaan," kata Liu.

Dalam kelas 81kg putri, lifter Norwegia Solfrid Koanda mendapatkan emas setelah membuat total angkatan 275 kg, atau unggul 7 kg dari atlet Mesir Sara Ahmed yang mengungguli lifter Ekuador Neisi Dajomes dengan selisih 1 kg.Dalam kelas +102kg putra, atlet Georgia Lasha Talakhadze merebut medali emas dengan total angkatan 470 kg, sedangkan atlet Armenia Varazdat Lalayan harus puas dengan perak setelah menghasilkan total angkatan 467 kg. Akan halnya medali perunggu menjadi milik atlet Bahrain Gor Minasyan dengan 461 kg.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.