Menteri PUPR Sebut Inpres Alih Fungsi Wisma Atlet di Kemayoran Jadi Hunian ASN Sedang Disiapkan
Jumat, 09 Agu 2024, 00:12 WIBJakarta - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait rencana kebijakan alih fungsi Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta menjadi hunian ASN hingga aktivitas komersial sedang disiapkan.
"Jadi sejak setelah selesai dipakai untuk rumah sakit darurat Covid-19, kita memelihara terus dan sekarang akan difungsikan. Kemarin kami Menteri Sekretaris Negara, Menteri Keuangan dan saya melakukan rapat untuk dikeluarkan Inpresnya terkait pemanfaatan (Wisma Atlet) ke depan," ujar Basuki di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, penyusunan Inpres tersebut sedang dikaji oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).
"Mungkin nanti hasilnya yang penting ada (aktivitas) komersialnya, ada ASN-nya," kata Basuki.
Sebagai informasi, Pemerintah membahas pemanfaatan Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta Utara, setelah selesai digunakan sebagai rumah sakit darurat saat pandemi COVID-19 pada beberapa waktu lalu.
Pembahasan dilakukan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta.
Mensesneg Pratikno mengatakan pasca-pandemi COVID-19, Wisma Atlet Kemayoran digunakan untuk berbagai keperluan, sehingga diperlukan kebijakan untuk menentukan penggunaannya secara permanen ke depan.
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan bahwa Wisma Atlet dulu dibangun dalam rangka Asian Games, kemudian saat COVID-19 dijadikan sebagai tempat untuk rumah sakit darurat dan isolasi.
Karena saat ini pandemi sudah selesai sehingga perlu sebuah kebijakan agar Wisma Atlet sebagai aset negara tidak hanya menjadi tambahan biaya saja.
Menurut Sri Mulyani, Wisma Atlet ke depan akan digunakan untuk aktivitas komersial, perumahan aparatur sipil negara (ASN) juga sebagai lokasievent-eventnasional.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akademi Pencegahan Stunting, Kompetensi ASN untuk Tekan Stunting di Kota Yogyakarta
-
Banjir Bandang Nepal dan China Mengerikan! 633 Orang Tewas, Hampir 3.000 Masih Hilang
-
Telkom Siapkan Ekosistem Digital Terintegrasi untuk Mendukung Pengembangan AI
-
Anak Bermain Korek Api Diduga Picu Kebakaran Lahan di Jakarta Utara
-
Bundesliga Pertahankan 50+1, Investor Tak Bisa Kuasai Klub Jerman
-
Job Fair Jakarta 2026 Digelar, Puluhan Perusahaan Buka Ribuan Kesempatan Kerja
-
FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Tekuk Singapura 2-0, Modal Hadapi Malaysia di Laga Kedua Grup A
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.