Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tionghoa Dukung Ketahanan Pangan

📅 Senin, 05 Agu 2024, 01:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tionghoa Dukung Ketahanan Pangan Doc: ANTARA/Ganet
Ket. Ketua Umum Paguyuban Tionghoa yang tergabung di dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Wilianto Tanta (dua dari kiri) tengah memberikan penjelasan program ke depan.

JAKARTA - Kebijakan pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan mendapat dukungan dari warga yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). "Anggota di daerah-daerah banyak yang bergerak dalam sektor pertanian. Kami siap mewujudkan ketahanan pangan," kata Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta di Jakarta, Sabtu.

Salah satu upaya mendorong ketahanan pangan, dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bergerak di sektor pertanian. Sebab belum banyak generasi milenial dan Z yang tertarik menggarap sektor pertanian.

Dari sisi teknologi dan luas lahan pertanian, Indonesia tidak kalah dengan negara tetangga. Sayangnya, tidak banyak generasi penerus yang tertarik menggarap sawah. Untuk itu, PSMTI terus peduli untuk memotivasi pentingnya sektor pertanian di tengah isu perubahan iklim dan krisis pangan dunia.

Untuk itu, dalam Rakernas ke-20, PSMTI ingin mengundang Menteri Pertanian guna member materi untuk para anggota. Menteri diharapkan mengenalkan program ketahanan pangan ke depan, termasuk peluang tukar pendapat agar program ini bisa sukses.

Rakernas kali ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-26 PSMTI dan penyelenggaraan ke-11 ASEAN Chinese Clans Association (ACCA). Menurut Wilianto, isu ketahanan pangan penting untuk diangkat dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan ketahanan pangan, maka akan tercipta generasi sehat dan kuat.

Informasi BPS terkait ketahanan pangan masih menjadi tantangan bagi pemerintahan mendatang. Tercatat luas panen padi pada tahun lalu 10,20 juta hectare. Ini menurun 255.000 hektare dibanding luas panen padi tahun 2022 yang mencapai 10,45 juta hektare.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.