Menparekraf Apresiasi Film 'Uang 'Panai' 2' karena Angkat Persoalan Budaya
Sabtu, 03 Agu 2024, 12:12 WIBMAKASSAR - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi film Uang 'Panai' 2 atau uang mahar karya Finisia berkolaborasi dengan Rumpi entertainment dan 786 production.
"Film ini mengangkat persoalan budaya yang dikemas dalam cerita yang lebih fresh dan tetap setia dengan 'soul' tentang perjuangan calon mempelai pria mengumpulkan uang 'Panai ini patut diapresiasi," kata Sandiaga secara virtual yang disampaikan tim Film Uang Panai 2 disela konfrensi persnya di Makassar, Kamis (1/8).
.
Sementara itu, Sutradara Uang Panaik Ihdar Nur mengatakan apresiasi Menparekraf terhadap Uang Panai 2 ini atas kemampuan generasi muda Sulsel menghadirkan film yang merupakan bagian dari industri kreatif ini untuk hadir secara nasional.
Film tersebut berkisah tentang kisah cinta Iccang sang calon mempelai pria dengan pacarnya Icha yang terancam kandas, karena terhalang uang 'panai' Rp200 juta,.
Di tengah Iccang berjuang menggapai cinta sejatinya itu, namun terhalang karena mahalnya uang mahar, akhirnya menemukan "Pattumbu" perusahaan jasa konsultasi uang 'Panai' pertama di dunia yang didirikan oleh Tumming dan Abu setelah sukses membantu Ancha mengumpulkan Uang Panai' di film pertama.
"Hal itulah yang kemudian menjadi ide cerita yang berbeda dari film pertama," jelas Ihdar.
Sementara itu, Penulis Skenario Uang Panai 2 Elvin Miradi mengatakan, Film Uang Panai 2 membawa pesan dan menggambarkan budaya uang panai yang diciptakan oleh leluhur Bugis-Makassar untuk mendorong kemandirian para lelaki.
Menurut dia, hal itu menumbuhkan etos kerja bagi para lelaki Bugis Makassar dan sekaligus sebagai bentuk penghormatan dan penghargaankepada kaum perempuan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Modernisasi Olahan Singkong, Itera Kolaborasi dengan Pemkab Pringsewu Rancang Teknologi Produksi Mocaf
-
Tayang Tahun Depan, Film "Berbagi Suami 2.0" Kembali Bertabur Bintang
-
Pemetaan Sejumlah Dusun yang Rentan Kekeringan di Kalurahan Sriharjo Bantul
-
Pengeluaran Fiktif, Kejati Jatim Tahan Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya
-
Sukses di Mancanegara, Film "Solata" Kembali ke Indonesia, Kisahkan Realitas Pendidikan di Tana Toraja
-
Review 'One Night Only': Romansa Komedi Seks Tanpa Adegan Seks, Menawan Tapi Gagal Satukan Cinta dan Distopia
-
Kejari Bogor Tetapkan Tersangka Korupsi Proyek Rumah Sakit Rp93 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.