Junta Serang Rumah Sakit di Kota Perbatasan

Sabtu, 03 Agu 2024, 02:56 WIB

BANGKOK - Serangan udara militer Myanmar menghantam sebuah rumah sakit di kota yang dikuasai kelompok bersenjata etnis minoritas dekat perbatasan Tiongkok dan menewaskan 10 orang, media lokal melaporkan pada Jumat (2/8)

Pesawat militer melancarkan setidaknya dua serangan udara di Kota Laukkai pada Kamis (1/8) malam, kata seorang penduduk kepada AFP, yang meminta tidak disebutkan namanya karena alasan keamanan.

Ket. Foto: Serangan Udara l Helikopter Mi-35 milik Angkatan Udara Myanmar melepaskan tembakan saat latihan militer dekat Kota Pathein di wilayah delta Irrawaddy pada Febuari 2018. Pada Jumat (2/8) media lokal Myanmar melaporkan bahwa junta Myanmar pada Kamis (1/8) malam telah melakukan serangan udara terhadap rumah sakit perbatasan dekat Tiongkok yang menewaskan 10 orang. — Sumber: AFP/LYNN BOBO

Media lokal yang mengutip keterangan seorang warga yang mengatakan 10 warga sipil tewas dalam serangan itu.

Negara Bagian Shan utara di Myanmar telah diguncang oleh pertempuran sejak akhir Juni ketika aliansi kelompok etnis minoritas bersenjata kembali melancarkan serangan terhadap militer di sepanjang jalan raya perdagangan utama menuju Tiongkok.

Kelompok Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA) telah menguasai Laukkai sejak Januari setelah lebih dari 2.000 tentara junta menyerah di sana dalam salah satu kekalahan militer terbesar dalam beberapa dekade.

Juru bicara MNDAA, Li Jiawen, mengatakan kepada AFP bahwa serangan udara militer menghantam sebuah rumah sakit di Laukkai, namun dia belum memiliki informasi mengenai korban jiwa.

Junta telah mengebom Laukkai beberapa kali dalam beberapa pekan terakhir setelah MNDAA memperbarui serangannya di Negara Bagian Shan utara, sehingga menghancurkan gencatan senjata yang ditengahi Beijing. Gambar yang diambil pada 1 Agustus dan dibagikan kepada AFP oleh warga Laukkai menunjukkan jalanan sepi.

Dalam beberapa hari terakhir, pejuang MNDAA telah memasuki Kota Lashio, juga di Negara Bagian Shan utara dan merupakan markas komando militer wilayah timur laut. "Pertempuran sedang berlangsung di Lashio pada 2 Agustus," kata seorang sumber militer kepada AFP, yang meminta anonimitas untuk berbicara dengan media.

Tempat Berlindung

Media lokal yang mengutip keterangan seorang warga setempat melaporkan bahwa pejuang MNDAA telah memasuki rumah sakit militer di Lashio dan membunuh sejumlah pasien dan staf medis yang tidak diketahui jumlahnya.

AFP tidak dapat menghubungi orang-orang di Lashio atau mengkonfirmasi laporan tersebut. Puluhan warga sipil tewas atau terluka dalam pertempuran baru-baru ini di Negara Bagian Shan menurut junta dan kelompok penyelamat setempat. Baik junta maupun aliansi etnis belum merilis jumlah korban di pihak mereka sendiri.

Daerah perbatasan Myanmar adalah tempat berlindung bagi berbagai kelompok etnis bersenjata yang berjuang melawan militer sejak kemerdekaan dari Inggris pada tahun 1948 untuk mendapatkan otonomi dan kendali atas sumber daya yang menguntungkan.

Beberapa dari mereka telah memberikan perlindungan dan pelatihan kepada Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) baru yang bermunculan untuk melawan militer setelah kudeta pada tahun 2021.

Tiongkok adalah sekutu utama dan pemasok senjata bagi junta, namun para analis mengatakan Tiongkok juga mempertahankan hubungan dengan kelompok etnis bersenjata di Myanmar yang menguasai wilayah dekat perbatasannya. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.